KDM Target Asuransikan 5,4 Juta Pekerja Informal di Jabar pada 2027
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan pemberian asuransi ketenagakerjaan bagi 5,4 juta kepala keluarga pekerja informal di wilayahnya pada 2027, dengan premi dibayarkan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Hingga 2026, sudah satu juta pekerja informal yang terasuransikan, mencakup perlindungan berupa biaya pengobatan gratis, santunan kecelakaan kerja, dan santunan pendidikan untuk anak hingga dua orang. Total anggota keluarga yang terlindungi mencapai 17 juta orang, dengan besaran santunan mencapai ratusan juta rupiah.
Poin-Poin Utama
- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan 5,4 juta kepala keluarga pekerja informal mendapat asuransi pada 2027.
- Pekerja informal meliputi petani, nelayan, buruh bangunan, sopir, ojek online, ojek pangkalan, pedagang asongan, asisten rumah tangga, dan kuli pikul.
- Premi asuransi dibayar oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota.
- Pada 2026 pemerintah telah mengasuransikan 1 juta pekerja informal.
- Penerima manfaat mendapatkan biaya pengobatan gratis melalui asuransi ketenagakerjaan.
- Satu penerima manfaat di Bekasi menerima pembayaran hingga Rp500 juta.
- Santunan kecelakaan kerja yang fatal mencapai Rp72 juta.
- Penerima manfaat kecelakaan kerja mendapat asuransi pendidikan untuk dua anak dari TK hingga perguruan tinggi.
- Santunan kematian akibat sakit mencapai Rp42 juta.
- Total anggota keluarga yang terlindungi mencapai 17 juta orang.
- Pendaftaran asuransi melalui aplikasi Asuransi Aing.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.