Beranda Sabtu, 26 September 2026

!online

Humaniora Negatif

EwasteRJ Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular

Selasa, 22 September 2026, 13:07 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

waste yang terus bertambah serta terbatasnya pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah elektronik. EwasteRJ menargetkan gerakan edukasi menyasar sekitar 400 sekolah di Jakarta selama setahun dengan rencana perluasan ke Jogja, Bali, dan Bandung.

Poin-Poin Utama

  • EwasteRJ membangun ekosistem ekonomi sirkular untuk sampah elektronik.
  • Pembangunan ekosistem membutuhkan dua infrastruktur secara beriringan, yaitu fisik dan sosial.
  • Founder EwasteRJ adalah Rafa Jafar.
  • Rafa Jafar menyampaikan pernyataan tersebut di Jakarta Pusat pada hari Selasa (22/9).
  • Infrastruktur fisik tidak berguna tanpa kesadaran masyarakat sekitar.
  • Kesadaran dan pemahaman masyarakat menjadi tantangan utama dalam pengelolaan e-waste.
  • Jenis e-waste sangat beragam meliputi handphone, laptop, kabel, charger, dan server.
  • E-waste semakin beragam seiring perkembangan penggunaan teknologi.
  • EwasteRJ membangun jejaring dengan berbagai pihak dalam rantai pengelolaan e-waste.
  • Sampah yang terkumpul diarahkan ke ekosistem pengolahan sesuai jenis dan kapasitas mitranya.
  • EwasteRJ menargetkan sekitar 400 sekolah di Jakarta selama setahun.
  • Program akan diperluas ke Yogyakarta, Bali, dan Bandung.
  • EwasteRJ membuka kolaborasi dengan semua pihak termasuk pemerintah.
  • Program meliputi kampanye mengenai sampah elektronik.
  • Edukasi mengenai e-waste menjadi bagian penting dari gerakan EwasteRJ.
Tagar Terkait
#ekonomi sirkular#sampah-elektronik
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya