Beranda Sabtu, 26 September 2026

!online

Internasional Netral

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS Menyerang Lagi

Jumat, 25 September 2026, 09:08 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Mandab sebagai jalur penghubung Asia dan Eropa melalui Terusan Suez. Iran saat ini tengah berebut kendali dengan Amerika Serikat atas Selat Hormuz, yang sebelum perang menjadi rute utama pasokan minyak dan gas dunia.

Poin-Poin Utama

  • Iran mengancam memperluas cakupan perang hingga ke Samudra Hindia jika Amerika Serikat melancarkan serangan lagi.
  • Yahya Rahim Safavi adalah penasihat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei.
  • Ancaman Iran dilontarkan pada hari Kamis.
  • Konflik telah meluas dari Teluk Persia dan Selat Hormuz hingga ke Laut Merah.
  • Garis depan pertempuran berpotensi meluas ke Samudra Hindia dan wilayah di luar.
  • Pernyataan Safavi disampaikan melalui video yang dirilis oleh Fars News Agency.
  • Kelompok Houthi pro-Iran menguasai garis pantai Laut Merah.
  • Houthi memperketat kendali atas Selat Bab al-Mandab yang strategis.
  • Selat Bab al-Mandab merupakan jalur penghubung antara Asia dan Eropa melalui Terusan Suez.
  • Iran telah lama memberikan dukungan militer kepada Houthi.
  • Iran membantah terlibat langsung dalam konflik Yaman.
  • Iran memblokir akses di Selat Hormuz sebagai tindakan balasan.
  • Pemblokiran itu merupakan balasan atas serangan AS-Israel yang memicu perang Timur Tengah pada akhir Februari.
  • Iran dan Amerika Serikat tengah berebut kendali atas Selat Hormuz.
  • Selat Hormuz sebelum perang menjadi rute utama bagi sebagian besar pasokan minyak dan gas dunia.
Tagar Terkait
#iran#amerika serikat#selat hormuz#houthi#yaman#konflik timur tengah#samudra hindia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya