Beranda Sabtu, 26 September 2026

!online

Bisnis Netral

Studi APPRI 2026: Pergeseran Tren Industri PR ke Arah Market Intelligence dan ROI

Jumat, 25 September 2026, 11:10 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Industri Public Relations di Indonesia tengah bergeser dari sekadar eksekusi komunikasi menuju dukungan strategis berbasis data, ditandai dengan meningkatnya permintaan terhadap market intelligence dan ekspektasi Return on Investment (ROI). Studi APPRI 2026 bersama Universitas Atma Jaya menunjukkan bahwa baru 36% perusahaan melakukan pengukuran komunikasi secara berkala, sehingga asosiasi berencana mereformasi panduan pengukuran dengan mengacu pada kerangka AMEC. Meskipun tantangan pengukuran masih besar, 88% responden menyatakan optimistis terhadap pertumbuhan sektor PR dalam tiga hingga lima tahun ke depan, dengan integrasi teknologi AI sebagai kunci inovasi industri.

Poin-Poin Utama

  • Studi APPRI bersama Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya menganalisis tren belanja jasa PR pada 2026.
  • Studi menghimpun insight dari 24 perusahaan yang tersebar di 19 sektor industri.
  • Manajemen reputasi menjadi prioritas utama bagi hampir seluruh responden dalam studi tersebut.
  • Permintaan terhadap market intelligence mengalami kenaikan signifikan di kalangan perusahaan.
  • Ekspektasi terhadap Return on Investment atau ROI semakin menjadi fokus dalam kegiatan komunikasi.
  • Sebanyak 36% responden menyatakan melakukan pengukuran komunikasi secara berkala.
  • Sebanyak 32% responden hanya melakukan pengukuran komunikasi saat proyek sedang berlangsung.
  • Sebanyak 32% responden menyatakan belum melakukan pengukuran komunikasi sama sekali.
  • APPRI merencanakan reformasi panduan pengukuran kerja PR dengan mengacu pada kerangka Association for Measurement and Evaluation of Communication untuk periode 2024-2027.
  • Laporan We Are Social dan Meltwater 2026 mencatat sekitar 180 juta identitas pengguna media sosial di Indonesia atau setara 62,9% populasi.
  • Edelman Trust Barometer 2026 menyoroti pengaruh besar influencer dan ancaman misinformasi terhadap kepercayaan publik.
  • Prologue merupakan konsultan komunikasi strategis yang mengintegrasikan keahlian PR dengan kemampuan digital, kreatif, dan data.
  • Kecerdasan buatan atau AI digunakan untuk monitoring, analisis data, hingga sistem peringatan dini risiko reputasi.
  • Sebanyak 88% responden menyatakan optimistis hingga sangat optimistis terhadap pertumbuhan sektor PR dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
  • Keberhasilan industri PR bergantung pada inovasi, adopsi teknologi, dan pembuktian dampak nyata terhadap bisnis organisasi.
Tagar Terkait
#transformasi digital#artificial intelligence#public relations#appri#market intelligence#roi#komunikasi strategis#manajemen reputasi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya