Wali Kota Bandung Ungkap Butuh Rp 800 Miliar Atasi Banjir
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan butuh anggaran Rp 800 miliar untuk mengatasi banjir di kotanya, namun anggaran murni dari APBD tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut dalam waktu lima tahun. Pemerintah Kota Bandung kini mencari alternatif pembiayaan seperti obligasi yang pernah diterapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta peluang bantuan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi Jawa Barat, dan pihak luar negeri.
Poin-Poin Utama
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebutkan anggaran Rp 800 miliar diperlukan untuk mengatasi banjir.
- APBD tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut dalam jangka waktu lima tahun.
- Pemkot Bandung akan mencari alternatif pembiayaan untuk penanganan banjir.
- DKI Jakarta menjadi contoh pemerintah daerah yang mengeluarkan obligasi untuk pinjaman.
- Kota Bandung membuka peluang mendapatkan bantuan dari luar negeri.
- Prioritas utama pencarian pembiayaan adalah pemerintah pusat dan provinsi Jawa Barat.
- Provinsi Jawa Barat banyak membantu perbaikan jalan di Kota Bandung.
- Jalan Sukajadi sedang dalam proses perbaikan oleh pemerintah provinsi.
- Jalan Setiabudi menjadi salah satu fokus perbaikan oleh pemerintah provinsi.
- Jalan Cihampelas termasuk jalan yang diperbaiki oleh pemerintah provinsi.
- Jalan Terusan Pasirkoja juga masuk dalam program perbaikan jalan provinsi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.