Tekno Netral
Pohon Clusia Ungkap Rahasia Tanaman saat Hadapi Kekeringan
Poin-Poin Utama
- Tanaman membuka pori-pori daun pada malam hari untuk menyerap karbon dioksida dan menutupnya pada siang hari saat sumber air terbatas.
- Mekanisme tersebut dikenal sebagai Crassulacean Acid Metabolism (CAM).
- Penelitian dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications.
- Tim dipimpin Wolfram Weckwerth dari Universitas Wina.
- Tiga spesies Clusia dianalisis, yaitu Clusia rosea, Clusia minor, dan Clusia major.
- Ketiga spesies tersebut memiliki karakter fotosintesis yang berbeda.
- Dalam mekanisme CAM, karbon dioksida disimpan dalam bentuk asam malat pada malam hari.
- Pada siang hari stomata ditutup sehingga kehilangan air melalui penguapan dapat ditekan.
- Pengamatan pertama terhadap kemampuan CAM pada Clusia dilakukan Alexander von Humboldt pada 1800.
- Alexander von Humboldt merendam daun Clusia rosea dalam air dan tidak menemukan gelembung udara meski terkena sinar matahari.
- Pengamatan dilakukan terhadap ketiga spesies dalam kondisi rumah kaca dengan tingkat ketersediaan air berbeda.
- Pengamatan menggabungkan pengukuran fisiologis dengan analisis aktivitas gen, protein, dan produk metabolisme.
- Clusia rosea memiliki CAM yang kuat dengan penyimpanan karbon dioksida sebagai asam malat pada malam hari.
- Clusia minor terutama mengaktifkan CAM ketika mengalami kondisi stres.
- Clusia major menunjukkan bentuk hibrida antara fotosintesis C3 dan CAM.
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?
Buka Sumber di Media IndonesiaHak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.