Beranda Senin, 28 September 2026

!online

Politik Netral

TNI Rebut 8 Senjata dari OPM

Senin, 28 September 2026, 00:10 WIB Sumber: Liputan6
Ukuran:

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan operasi penindakan terhadap kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) terus menunjukkan perkembangan, dengan TNI berhasil merebut delapan pucuk senjata yang sebelumnya dikuasai kelompok OPM, termasuk satu pucuk jenis SS1 V1. Dalam operasi terpisah, empat anggota OPM Codap VIII/Intan Jaya yang dipimpin Daniel Aibon Kogoya tewas dalam kontak senjata dengan personel TNI di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. TNI juga menyita satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon, 50 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, serta sejumlah perlengkapan lapangan lainnya.

Poin-Poin Utama

  • Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyebut operasi penindakan terhadap kelompok OPM terus menunjukkan perkembangan.
  • TNI berhasil merebut delapan pucuk senjata yang sebelumnya dikuasai kelompok OPM.
  • Salah satu senjata yang berhasil direbut merupakan jenis SS1 V1 yang sebelumnya dikuasai OPM setelah direbut dari satuan TNI.
  • Informasi mengenai penyitaan delapan pucuk senjata berdasarkan laporan Pangkogabwilhan kepada Panglima TNI.
  • Agus belum merinci identitas pihak yang telah diidentifikasi maupun lokasi pengamanan delapan pucuk senjata tersebut.
  • Koops TNI Habema melaporkan empat anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan personel TNI.
  • Kontak senjata terjadi di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
  • Kontak senjata terjadi pada Jumat, 25 September 2026.
  • Kelompok bersenjata tersebut diduga merupakan OPM Kodap VIII/Intan Jaya yang dipimpin Daniel Aibon Kogoya.
  • Personel TNI menyita satu pucuk SS2 V1 dari lokasi kontak senjata.
  • Personel TNI menyita satu senjata api laras panjang yang dilengkapi alat bidik Trijicon.
  • Personel TNI menyita 50 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter.
  • Personel TNI menyita satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, dan telepon seluler.
  • Keterangan mengenai empat anggota OPM yang tewas dan barang yang disita disampaikan dalam keterangan resmi Koops TNI Habema.
  • Keterangan resmi Koops TNI Habema diterima di Jakarta pada 25 September 2026.
Tagar Terkait
#papua#tni#opm#senjata#operasi militer
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya