Beranda Kamis, 1 Oktober 2026

!online

Internasional Netral

Pasukan AS Ditarik dari Irak, Siapa Yang Paling Untung Besar?

Kamis, 1 Oktober 2026, 04:03 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Irak memasuki babak baru kedaulatan setelah koalisi pimpinan Amerika Serikat menarik pasukan dari negara tersebut setelah 12 tahun. Iran merayakan penarikan tersebut, mengingat Irak sering menjadi arena pertempuran proksi antara Amerika Serikat dan Iran. Para ahli memperingatkan bahwa kelompok-kelompok proksi Iran mungkin akan merasa semakin berkuasa dan berupaya memperluas peran mereka dalam menentukan kebijakan negara serta memperkuat posisi di berbagai lembaga penting.

Poin-Poin Utama

  • Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi menyatakan Irak memasuki babak baru kedaulatan.
  • Koalisi pimpinan Amerika Serikat telah menarik seluruh pasukannya dari Irak.
  • Misi koalisi berakhir setelah berlangsung selama 12 tahun.
  • Iran menyambut positif penarikan pasukan Amerika Serikat dari Irak.
  • Irak sering menjadi arena pertempuran proksi antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Lima belas tentara Amerika Serikat gugur sejak Presiden Trump melancarkan perang melawan Iran pada Februari.
  • Tujuh dari 15 tentara Amerika Serikat tersebut gugur di Irak.
  • Ketidakhadiran militer Barat berpotensi memperkuat kelompok proksi Iran.
  • Ahmed Younis, analis politik berbasis di Baghdad, memberikan komentarnya.
  • Kelompok proksi Iran mungkin memperluas peran dalam menentukan kebijakan negara.
  • Kelompok proksi Iran juga berpotensi memperkuat posisi di berbagai lembaga penting.
Tagar Terkait
#iran#amerika serikat#kedaulatan#irak#penarikan pasukan#proksi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya