Pramono Ingin SIM-Paspor Bisa Cetak Langsung di Mal Pelayanan Publik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berharap pengurusan SIM, STNK, dan paspor bisa langsung dicetak di Mal Pelayanan Publik. Saat ini pembuatan SIM masih dicetak di luar MPP sehingga menunggu 3-4 hari, padahal prosesurusannya hanya 5-10 menit. Pramono juga mengevaluasi sistem OSS untuk perizinan berusaha karena sering terjadi konflik izin antara pemerintah pusat dan daerah.
Poin-Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Mal Pelayanan Publik di Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
- Peninjauan dilakukan pada Jumat, 2 Oktober.
- Pramono berharap pembuatan SIM, STNK, dan paspor dapat dicetak langsung di Mal Pelayanan Publik.
- Saat ini pencetakan SIM masih dilakukan di luar Mal Pelayanan Publik.
- Pengurusan SIM di Mal Pelayanan Publik hanya memakan waktu 5 hingga 10 menit.
- Waktu tunggu pencetakan SIM saat ini mencapai 3 hingga 4 hari.
- Pramono meminta penyediaan fasilitas cetak langsung untuk mewujudkan integrasi satu pintu di Mal Pelayanan Publik.
- Pramono juga mengevaluasi sistem Online Single Submission untuk perizinan berusaha.
- Perizinan berusaha bersumber dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
- Izin dari pemerintah pusat sering ditolak di tingkat pemerintah daerah.
- Penolakan izin di daerah terjadi karena persetujuan dari warga belum diperoleh.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.