Mendagri Tito dan Menteri PKP Maruarar Sirait Inspeksi Program Bedah Rumah di Purwakarta
Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan inspeksi program bedah rumah di Kabupaten Purwakarta sebagai tindak lanjut program prioritas Presiden Prabowo. Keduanya mengecek langsung kondisi rumah warga dan berdialog dengan calon penerima manfaat seperti Eti Nurhayati yang rumahnya memenuhi kriteria bantuan karena memiliki rangka atap rapuh, dinding rusak, dan genteng bocor. Kedua menteri menekankan pentingnya verifikasi lapangan untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran dan menyaksikan proses Pemilihan Toko Terbuka sebagai bagian dari transparansi pelaksanaan program.
Poin-Poin Utama
- Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait melakukan inspeksi program bedah rumah di Purwakarta.
- Inspeksi ini merupakan tindak lanjut program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
- Peninjauan dilakukan di Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, pada Jumat, 2 Oktober.
- Keduanya mengecek langsung kondisi rumah warga dan berdialog dengan calon penerima manfaat.
- Calon penerima manfaat yang dikonfirmasi antara lain Eti Nurhayati dan Amung.
- Mendagri Tito menyatakan program ini merupakan titipan dari Presiden untuk memperbaiki rumah warga.
- Menteri PKP Maruarar menegaskan pengecekan lapangan penting untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran.
- Berdasarkan verifikasi Kementerian PKP, rumah Eti Nurhayati memenuhi kriteria penerima bantuan.
- Rumah Eti ditandai dengan rangka atap yang rapuh dan sebagian dinding yang rusak.
- Genteng rumah Eti mengalami kerusakan sehingga kerap bocor saat hujan.
- Eti Nurhayati merasa senang rumahnya mendapat perhatian dari pemerintah.
- Kehadiran dua menteri menjadi simbol kehadiran negara dalam menyediakan hunian layak.
- Keduanya menyaksikan proses Pemilihan Toko Terbuka untuk program BSPS.
- Mekanisme Pemilihan Toko Terbuka merupakan bagian dari transparansi pelaksanaan program.
- Turut hadir Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar dan Forkopimda Jawa Barat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.