Danantara Bidik BUMN Finansial hingga Tambang untuk Masuk Bursa Saham
Dana Investasi Nasional Danantara Indonesia menyatakan sejumlah BUMN berpotensi melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum saham perdan atau IPO, meliputi sektor finansial, konstruksi, dan pertambangan. Proses identifikasi masih berlangsung dengan mempertimbangkan potensi perusahaan dan minat pasar, dengan target mengumumkan beberapa perusahaan sebelum akhir tahun. Selain itu, Danantara juga melakukan evaluasi menyeluruh yang berpotensi mengonsolidasikan jumlah entitas BUMN dari sekitar 1.074 menjadi 250 perusahaan.
Poin-Poin Utama
- Rosan Roeslani menyatakan sejumlah perusahaan BUMN akan melantai di Bursa Efek Indonesia melalui IPO.
- Perusahaan berpotensi IPO berasal dari sektor finansial, konstruksi, dan pertambangan.
- Pernyataan disampaikan di Investor Daily Summit 2026, Jakarta, pada hari Rabu, 7 Oktober.
- Proses identifikasi mempertimbangkan potensi perusahaan, minat pasar, serta respons domestik dan internasional.
- Beberapa perusahaan telah diidentifikasi dan memiliki potensi untuk IPO.
- Danantara menjajaki kemungkinan announcement perusahaan IPO sebelum akhir tahun ini.
- Danantara melakukan evaluasi terhadap keseluruhan perusahaan BUMN.
- Evaluasi merupakan bagian dari upaya penataan dan konsolidasi perusahaan negara.
- Jumlah entitas BUMN sebelumnya mencapai sekitar 1.074 perusahaan.
- Entitas BUMN berpotensi dikonsolidasikan menjadi sekitar 250 perusahaan.
- Konsolidasi dilakukan melalui proses asesmen dan evaluasi menyeluruh.
- Penataan BUMN dilakukan di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global yang berbeda.
- Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan hanya sekitar 3% tahun ini.
- Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,46% pada semester pertama.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.