Pemkot Bima Dorong Mitra SPPG Jamin Perlindungan Sosial Relawan MBG
Pemerintah Kota Bima mendorong mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk memastikan perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi relawan program Makan Bergizi Gratis melalui pemadanan data kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Cakupan JKN di Kota Bima telah melampaui 98 persen, namun tingkat keaktifan peserta baru mencapai 87 persen karena faktor seperti tunggakan iuran dan perubahan status pekerjaan. Pemerintah Kota Bima akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah untuk meningkatkan keaktifan peserta JKN hingga lebih dari 90 persen.
Poin-Poin Utama
- Pemerintah Kota Bima mendorong mitra SPPG memastikan perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan bagi relawan program MBG.
- Pemadanan data kepesertaan dilakukan melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
- Sebanyak 26 mitra SPPG di Kota Bima terlibat dalam pemadanan data.
- Sekretaris Daerah Kota Bima adalah H. Muhammad Fakhrunraji.
- Cakupan kepesertaan JKN di Kota Bima telah melampaui 98 persen.
- Tingkat keaktifan peserta JKN di Kota Bima mencapai 87 persen.
- Target tingkat keaktifan peserta JKN di Kota Bima adalah lebih dari 90 persen.
- Ketidakaktifan peserta dipengaruhi oleh tunggakan iuran pekerja swasta.
- Perubahan status pekerjaan menjadi salah satu faktor ketidakaktifan peserta.
- Anak peserta yang telah melewati batas usia sebagai tanggungan menyebabkan ketidakaktifan.
- Peserta yang telah pindah domisili dan memiliki NIK tidak valid juga ditemukan.
- Pemkot Bima akan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah bersama BPJS Kesehatan.
- Integrasi data dan peningkatan kepatuhan peserta menjadi upaya yang direncanakan.
- Pemerintah daerah memiliki keterbatasan dalam memberikan jaminan kesehatan melalui skema bantuan.
- Pemadanan data diharapkan dapat memperjelas status dan kebutuhan perlindungan jaminan sosial masing-masing relawan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.