Operasional Bandara Riyadh Disetop Sementara Buntut Serangan Houthi
Kelompok Houthi dari Yaman menyerang Bandara Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu, 10 Oktober 2026, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 309 orang. Operasional Bandara Riyadh dihentikan sementara akibat serangan tersebut. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan untuk bergabung dalam serangan Saudi terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran.
Poin-Poin Utama
- Kelompok Houthi dari Yaman menyerang Bandara Riyadh, Arab Saudi.
- Serangan terjadi pada Sabtu, 10 Oktober 2026, waktu setempat sore hari.
- Sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan tersebut.
- Sedikitnya 309 orang terluka akibat serangan.
- Operasional Bandara Riyadh dihentikan sementara.
- Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi menghentikan operasional bandara secara resmi.
- Serangan ini bagian dari rangkaian serangan yang menyasar fasilitas penerbangan sipil Kerajaan Arab Saudi.
- Jumlah pasti korban luka masih dalam tahap pendataan.
- Kelompok Houthi didukung Iran.
- Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk bergabung dalam serangan terhadap kelompok Houthi.
- Trump menyatakan Amerika Serikat mungkin akan ikut campur tangan.
- Trump mengatakan keputusan akan diambil setelah mengetahui serangan terbaru.
- Trump mengklaim Amerika Serikat bertindak sangat cepat.
- Trump menyampaikan pernyataan di Gedung Putih.
- Serangan ini terjadi menyusul rangkaian serangan berkelanjutan terhadap fasilitas penerbangan sipil Arab Saudi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.