Tsunami Surya Diprediksi Terjadi Hari Ini, Bumi Terancam Badai Matahari
Bumi berpotensi diterjang badai matahari yang membawa lontaran massa korona (CME) pada tanggal 9 dan 11 Oktober, termasuk gelombang plasma panas yang dikenal sebagai tsunami surya. Peristiwa ini dapat memicu badai geomagnetik berkategori G1 hingga G3 serta meningkatkan peluang kemunculan aurora di wilayah-wilayah tertentu.
Poin-Poin Utama
- Bumi berpotensi diterjang serangkaian badai matahari.
- Letusan dahsyat terjadi di Matahari.
- Gelombang masif plasma panas dikenal sebagai tsunami surya.
- Fenomena cuaca antariksa dapat memicu badai geomagnetik.
- Tingkat keparahan badai berkisar dari ringan hingga kuat.
- Aurora dapat muncul di wilayah-wilayah tertentu selama akhir pekan.
- Tiga lontaran massa korona diprediksi menghantam Bumi pada tanggal 9 dan 11 Oktober.
- Peristiwa melibatkan pelepasan miliaran ton partikel bermuatan ke luar angkasa.
- Partikel bermuatan membawa medan magnet yang berinteraksi dengan medan magnet Bumi.
- Badai geomagnetik diprediksi berkisar antara kategori G1 hingga G3.
- Kategori G1 menunjukkan badai ringan dan G3 menunjukkan badai kuat.
- Aurora berpotensi muncul di wilayah yang biasanya tidak mengalami fenomena tersebut.
- Kemunculan aurora bergantung pada kekuatan medan magnet lontaran.
- Kemunculan aurora bergantung pada orientasi medan magnet lontaran.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.