Beranda Selasa, 13 Oktober 2026

!online

Lingkungan Netral

Kabut Asap Karhutla Sampai ke Malaysia, Warga Tuntut Investigasi Perusahaan Bermasalah

Selasa, 13 Oktober 2026, 19:06 WIB Sumber: Kompas Dibaca 9 kali
Ukuran:

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan menyebabkan kabut asap yang terbawa angin hingga ke Malaysia, membuat kualitas udara di sejumlah wilayah tidak sehat hingga berbahaya dan memicu penutupan sekolah di Pahang. Greenpeace Malaysia dan aktivis melakukan demonstrasi di Kuala Lumpur menuntut pemerintah menginvestigasi 20 perusahaan yang berkaitan dengan titik panas api, beberapa di antaranya terafiliasi dengan perusahaan asal Malaysia dan Singapura. Luas karhutla di enam provinsi prioritas mencapai 129.000 hektar dengan 53.848 personel dan 46 pesawat dikerahkan untuk pemadaman, sementara hujan alami diperkirakan baru turun pada November.

Poin-Poin Utama

  • Kabut asap akibat karhutla menyelimuti Malaysia dalam beberapa hari terakhir.
  • Kualitas udara di lima provinsi Kalimantan tercatat tidak sehat hingga berbahaya menurut IQAir pada 13 Oktober 2026.
  • Peta kualitas udara menunjukkan kabut asap terbawa angin ke arah barat laut dan utara sampai Malaysia.
  • Sekolah-sekolah di Pahang, Malaysia, ditutup sejak beberapa hari lalu.
  • Jarak Pahang dengan Kalimantan Barat sekitar 1.000 kilometer melalui Selat Karimata.
  • Kabut asap paling pekat terjadi pada pagi hari dan menipis sekitar pukul 11.00.
  • Udara di Pahang berada dalam kategori tidak sehat menurut data kualitas udara.
  • Greenpeace Malaysia dan aktivis berdemonstrasi sejak 7 Oktober 2026 di Kuala Lumpur.
  • Kuala Lumpur menempati peringkat pertama kota dengan polusi tertinggi di dunia versi IQAir saat itu.
  • Mereka menuntut pemerintah Malaysia menginvestigasi 20 perusahaan yang berkaitan dengan titik panas di Indonesia.
  • Sebagian dari 20 perusahaan tersebut terafiliasi dengan Malaysia dan Singapura.
  • Luas karhutla di enam provinsi prioritas mencapai 129.000 hektar sampai 12 Oktober 2026.
  • Sekitar 630 hektar lahan masih dalam proses pemadaman.
  • BNPB menurunkan 53.848 personel gabungan dan mengoperasikan 46 unit udara untuk pemadaman.
  • Hujan alami diperkirakan turun pada November menurut prakiraan BMKG.
Tagar Terkait
#karhutla#bmkg#kebakaran hutan#bnpb#indonesia#kabut asap#malaysia#polusi udara#asean#greenpeace
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya