Saudi Tolak Tawaran Bantuan Militer Israel untuk Melawan Houthi di Yaman
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menolak tawaran Israel untuk bergabung dalam operasi militer melawan kelompok Houthi di Yaman karena khawatir keterlibatan tersebut memicu reaksi negatif dari masyarakat Arab Saudi. Israel berharap kerja sama militer tersebut dapat memperkuat hubungan bilateral sekaligus membuka peluang tercapainya normalisasi hubungan, namun Riyadh selama ini bersikeras bahwa normalisasi bergantung pada penyelesaian persoalan Palestine termasuk pembentukan negara Palestine. Penolakan ini terjadi ketika serangan Houthi terhadap Arab Saudi semakin intensif, termasuk serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh yang menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Poin-Poin Utama
- Mohammed bin Salman menolak tawaran Israel untuk bergabung dalam operasi militer melawan Houthi.
- Riyadh tidak bersedia menerima bantuan militer Israel.
- Tel Aviv berupaya memperoleh persetujuan melalui mediasi Amerika Serikat.
- MbS khawatir keterlibatan militer dengan Israel akan memicu reaksi negatif masyarakat Arab Saudi.
- Israel berharap kerja sama militer dapat memperkuat hubungan kedua negara.
- Israel juga berharap kerja sama membuka peluang normalisasi hubungan dengan Arab Saudi.
- Arab Saudi dan Israel belum memiliki hubungan diplomatik resmi.
- Riyadh menyatakan normalisasi bergantung pada penyelesaian persoalan Palestina.
- Arab Saudi menuntut pembentukan negara Palestina sebagai syarat normalisasi.
- Serangan Houthi terhadap Arab Saudi dilaporkan semakin intensif.
- Serangan terhadap bandara menimbulkan korban jiwa dan mengganggu operasional penerbangan.
- Serangan di Bandara Internasional King Khalid Riyadh menewaskan 13 orang.
- Serangan tersebut melukai lebih dari 300 orang.
- Serangan susulan menewaskan seorang warga negara Pakistan dan melukai 11 orang lainnya.
- Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi mengonfirmasi korban serangan susulan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.