Beranda Rabu, 14 Oktober 2026

!online

Olahraga Negatif

Debut Pahit Devin/Faathir di Denmark Terbuka 2026, Terhenti di Babak Pertama

Rabu, 14 Oktober 2026, 04:03 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 7 kali
Ukuran:

Pasangan ganda putra bulu tangkis Indonesia Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan tersingkir di babak pertama Denmark Terbuka 2026 setelah kalah dari pasangan Tiongkok Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 14-21, 20-22. Devin menjelaskan bahwa mereka terus berada di bawah tekanan dan tidak dapat mengambil kontrol permainan, sementara Faathir mengakui performanya masih terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri. Keduanya menekankan perlunya memperbaiki ketenangan dan keyakinan di lapangan pada pertandingan berikutnya.

Poin-Poin Utama

  • Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan tersingkir di babak pertama Denmark Terbuka 2026.
  • Pasangan ganda putra Indonesia tersebut kalah dari Hu Ke Yuan dan Lin Xiang Yi asal Tiongkok.
  • Pertandingan berakhir dua gim langsung dengan skor 14-21 dan 20-22.
  • Laga berlangsung di SJF Bank Arena, Odense, Denmark, pada hari Selasa, 13 Oktober.
  • Devin menyatakan mereka terus mengalami tekanan sepanjang pertandingan.
  • Pasangan Indonesia tidak dapat mengendalikan permainan sejak awal.
  • Mereka selalu kalah dalam rally di area depan lapangan.
  • Di gim kedua, Devin dan Faathir berhasil memaksakan permainan rubber.
  • Pada gim kedua, pasangan Indonesia kembali kehilangan fokus di poin-poin penting.
  • Devin mengungkapkan mereka kurang agresif dan kembali bermain bertahan setelah gim kedua.
  • Faathir menilai permainannya masih terlalu terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan sendiri.
  • Faathir mengatakan kesalahan mereka justru menguntungkan pihak lawan.
  • Mereka perlu meningkatkan ketenangan di lapangan permainan.
  • Devin dan Faathir harus lebih percaya diri dengan kemampuan masing-masing.
  • Debut Devin dan Faathir di Denmark Terbuka 2026 berakhir tanpa kemenangan.
Tagar Terkait
#bulu tangkis#ganda putra#denmark terbuka 2026#devin artha wahyudi#ali faathir rayhan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya