Melihat PLTS Sei Mangkei, Langkah Pengembangan Energi Hijau di Sumatra Utara
Pertamina NRE mengembangkan ekosistem energi hijau di KEK Sei Mangkei, Simalungun, Sumatra Utara, melalui PLTS berkapasitas 2 MW dan PLTBg berkapasitas 2,4 MW yang memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit (POME). Kedua pembangkit tersebut mampu memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan listrik kawasan sebesar 7,4 megawatt dan menjadi bagian dari konsep kawasan industri hijau untuk mengurangi emisi gas metana sekaligus mendukung kegiatan industri.
Poin-Poin Utama
- Pertamina NRE mengembangkan ekosistem energi hijau di KEK Sei Mangkei, Simalungun, Sumatra Utara.
- Pembangkit listrik di kawasan tersebut menggunakan energi surya dan biogas.
- PLTBg dan PLTS mampu memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan listrik kawasan.
- Total kapasitas PLTBg dan PLTS mencapai 7,4 megawatt.
- PLTBg memanfaatkan limbah cair pabrik kelapa sawit sebagai sumber energi.
- PLTBg berkapasitas 2,4 megawatt.
- PLTBg mengolah biogas dari limbah menjadi energi listrik.
- PLTBg membantu mengurangi emisi gas metana dari limbah kelapa sawit.
- PLTS Sei Mangkei berkapasitas 2 megawatt.
- PLTS dikembangkan sebagai bagian dari konsep kawasan industri hijau.
- Panel surya PLTS menjalani perawatan secara berkala.
- Dua sumber energi tersebut mendukung upaya pengurangan emisi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.