Beranda Jumat, 25 September 2026

!online

Internasional Netral

Sekjen PBB Antonio Guterres Tegaskan Kebangkitan Energi Terbarukan Tak Terbendung

Kamis, 24 September 2026, 05:04 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa kebangkitan energi terbarukan "tidak terbendung" dan mendesak negara-negara dunia untuk menyusun rencana tegas guna menghentikan penggunaan bahan bakar fosil, dengan menyebut energi terbarukan sebagai sumber listrik paling murah, cepat, dan aman. Dalam pertemuan iklim terakhirnya menjelang akhir masa jabatan pada 31 Desember, Guterres menyerukan peningkatan target pemangkasan emisi dan peluncuran rencana konkret untuk beralih dari bahan bakar fosil, seraya menekankan bahwa generasi saat ini adalah generasi pertama yang memiliki alat untuk mengakhiri era bahan bakar fosil dan generasi terakhir yang dapat mencegah bencana iklim.

Poin-Poin Utama

  • Antonio Guterres adalah Sekretaris Jenderal PBB berusia 77 tahun.
  • Masa jabatan Guterres sebagai Sekjen PBB akan berakhir pada 31 Desember.
  • Guterres telah menjadikan isu perubahan iklim sebagai fokus utama selama sembilan tahun masa jabatannya.
  • Guterres menyebut kebangkitan energi terbarukan sebagai sesuatu yang tidak terbendung.
  • Guterres menyerukan seluruh negara untuk meningkatkan target pemangkasan emisi dan merilis rencana lepas dari bahan bakar fosil.
  • Jerman menjadi negara ketiga yang merilis peta jalan energi setelah Prancis dan Belanda.
  • Jerman merupakan negara ekonomi terbesar di Eropa.
  • Rachel Cleetus dari Union of Concerned Scientists memuji Guterres sebagai pejuang iklim yang luar biasa.
  • Gelombang panas dan kebakaran hutan melanda Eropa akibat dampak perubahan iklim.
  • Banjir bandang terjadi di Nepal dan Tibet akibat runtuhnya gletser.
  • Suhu bumi berisiko melampaui ambang batas kenaikan 1,5 derajat Celsius.
  • Australia dan Turki dijadwalkan menjadi tuan rumah bersama KTT iklim COP31 di Antalya.
  • Separuh pasokan listrik jaringan Australia sempat berasal dari energi terbarukan pada puncak musim panas.
  • Turki menetapkan target 35x35 untuk meningkatkan porsi listrik dalam konsumsi energi global menjadi 35 persen pada 2035.
  • Shishir Khanal menegaskan bantuan keuangan bagi Nepal terdampak banjir bukan amal melainkan kewajiban hukum dan moral.
Tagar Terkait
#pbb#perubahan iklim#energi terbarukan#antonio guterres#bahan bakar fosil#cop31
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya