Beranda Jumat, 25 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Pengguna Bank Digital 71% Prioritaskan Transaksi Mudah dan Cepat

Jumat, 25 September 2026, 19:09 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 2 kali
Ukuran:

Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026 atau tumbuh 28,69% secara tahunan. Survei Ipsos Indonesia terhadap 300 pengguna aktif bank digital menunjukkan 71% responden menganggap proses transaksi yang mudah dan cepat sebagai faktor utama penggunaan layanan bank digital, diikuti kelengkapan produk dan fitur transaksi sebesar 66%, kemudahan penggunaan aplikasi sebesar 61%, serta kesederhanaan pembukaan rekening sebesar 57%. SeaBank, Bank Jago, dan Neobay menjadi tiga bank digital dengan persepsi positif tertinggi untuk atribut kelancaran dan kecepatan respons.

Poin-Poin Utama

  • Volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi pada Juli 2026.
  • Transaksi pembayaran digital tumbuh 28,69% secara tahunan.
  • Kanal internet tumbuh 9,39% secara tahunan.
  • Aplikasi mobile tumbuh 24,25% secara tahunan.
  • Transaksi QRIS melesat 82,42% secara tahunan.
  • Survei Ipsos Indonesia dilakukan secara daring pada April 2026.
  • Survei melibatkan 300 pengguna aktif bank digital berusia 18-55 tahun.
  • 71% responden menyebut transaksi yang mudah dan cepat sebagai faktor utama penggunaan bank digital.
  • 66% responden mempertimbangkan kelengkapan produk dan fitur transaksi.
  • 61% responden menilai pentingnya aplikasi yang mudah digunakan.
  • 57% responden menyebut proses pembukaan rekening yang sederhana sebagai faktor pendorong.
  • SeaBank memiliki persepsi positif tertinggi untuk kelancaran dan kecepatan respons sebesar 67%.
  • Bank Jago memiliki persepsi positif sebesar 54% untuk kelancaran dan kecepatan respons.
  • Neobay memiliki persepsi positif sebesar 42% untuk kelancaran dan kecepatan respons.
Tagar Terkait
#bank indonesia#qris#transaksi digital#keuangan digital#bank digital#ipsos indonesia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya