Trump Terjepit 40 Hari Jelang Pemilu, Masalah Datang dari Partainya Sendiri
isu yang seharusnya menjadi fokus kampanye. Anggota DPR Dusty Johnson secara terbuka memperingatkan bahwa peluang Partai Republik akan lebih baik jika pembicaraan diarahkan pada perbatasan, keterjangkauan biaya hidup, dan isu sosial, bukan pada kontroversi yang tidak berkaitan langsung dengan kebutuhan pemilih. Fenomena ini menunjukkan upaya sebagian politikus Republik menciptakan jarak dari Trump ketika kekhawatiran elektoral meningkat, dengan kenaikan harga bahan bakar menjadi salah satu pemicunya.
Poin-Poin Utama
- Kurang dari enam pekan menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat pada 3 November.
- Presiden Donald Trump menghadapi persoalan yang tidak seluruhnya berasal dari Partai Demokrat.
- Sejumlah kandidat dan anggota Kongres Partai Republik mulai berbeda sikap dengan Gedung Putih.
- Perbedaan pendapat meliputi kebijakan perang Iran, ekonomi, dan isu-isu kampanye.
- Angka penerimaan publik terhadap Trump mengalami pelemahan.
- Perang Iran dan mahalnya biaya energi mulai membebani kandidat Republik.
- Sejumlah politikus Republik secara terbuka meminta Trump mengembalikan perhatian pada ekonomi.
- Anggota DPR AS Dusty Johnson dari South Dakota memperingatkan partainya lewat CNN pada 24 September 2026.
- Johnson menyatakan 40 hari sebelum pemilu masih terlalu dini untuk menilai peluang Republik.
- Johnson mengatakan peluang Republik lebih baik bila fokus pada perbatasan dan keterjangkauan biaya hidup.
- Johnson memperingatkan peluang Republik akan memburuk bila sibuk dengan kontroversi Lake Ontario dan Reflecting Pool.
- Axios melaporkan pada 22 September bahwa anggota Partai Republik di Kongres semakin berani berbeda dengan Trump.
- Fenomena ini bukan pemberontakan besar melainkan upaya menciptakan jarak dari Trump.
- Tekanan harga bahan bakar menjadi salah satu pemicu kegelisahan di kalangan politikus Republik.
- Senator Republik Chuck Grassley dari Iowa dan Dan Sullivan dari Alaska mendesak pembatasan ekspor diesel.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.