80 Sandeq Silumba 2026 Adu Kecepatan di Laut Mandar
Gubernur Sulawesi Barat melepas 80 perahu sandeq peserta Sandeq Silumba 2026 dari Pantai Banua Sendana pada 26 September, menandai dimulainya adu kecepatan dalam peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-22. Lombardi ini dibagi menjadi Grup A dan Grup B masing-masing 40 perahu, dengan tantangan utama menghadapi arah angin yang berlawanan dengan jalur pelayaran, yang menunjukkan kecekatan passandeq dalam menguasai teknik pelayaran turun-temurun masyarakat Mandar. Kegiatan ini bukan sekadar lomba, melainkan upaya menjaga identitas maritim Mandar, memperkuat kebanggaan daerah, dan mengingatkan generasi muda bahwa tradisi bahari tetap hidup di Laut Mandar.
Poin-Poin Utama
- Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka melepas 80 perahu sandeq peserta Sandeq Silumba 2026.
- Pelepasan dilakukan di Pantai Banua Sendana pada Sabtu, 26 September.
- Etape pertama race menuju Pantai Pamboang.
- Sandeq Silumba 2026 dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Grup A dan Grup B.
- Masing-masing grup terdiri dari 40 perahu sandeq.
- Perlombaan merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat ke-22.
- Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan menjaga tradisi bahari masyarakat Mandar.
- Suhardi Duka menyaksikan kecekatan para passandeq mengendalikan perahu menghadapi angin berlawanan.
- Perahu sandeq memerlukan teknik khusus untuk melawan arah angin.
- Kemampuan melawan angin menunjukkan keahlian pelayaran turun-temurun masyarakat Mandar.
- Sandeq Silumba 2026 bukan sekadar lomba kecepatan tetapi juga pelestarian identitas maritim.
- Kegiatan ini memperkuat kebanggaan daerah Sulawesi Barat.
- Acara mengingatkan generasi muda bahwa tradisi bahari Mandar tetap hidup dan lestari.
- Laut Mandar menjadi lokasi pelayaran race sandeq.
- Suhardi Duka menilai semangat passandeq dapat diteladani dalam pemerintahan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.