Beranda Sabtu, 26 September 2026

!online

Nusantara Netral

BGN Setop Operasional SPPG Tanjungsari 1 Tulungagung Buntut 198 Siswa Keracunan

Sabtu, 26 September 2026, 19:13 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional SPPG Tanjungsari 1, Tulungagung, selama 20 hari setelah 198 siswa dan guru mengalami gangguan pencernaan akibat program Makan Bergizi Gratis. Durante masa evaluasi, BGN akan memperbarui Standar Operasional Prosedur yang meliputi proses produksi, pengolahan, dan distribusi. Sampel makanan telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya untuk pengujian laboratorium dengan hasil diperkirakan keluar dalam dua pekan.

Poin-Poin Utama

  • Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional SPPG Tanjungsari 1, Tulungagung, Jawa Timur.
  • Penghentian berlaku selama 20 hari sebagai langkah evaluasi dan pembinaan.
  • Sebanyak 198 siswa dan guru di SMKN 1 Boyolangu mengalami gangguan pencernaan massal.
  • Koordinator Wilayah BGN Tulungagung bernama Habibi.
  • Tidak ada aktivitas produksi maupun distribusi Makan Bergizi Gratis selama masa penghentian.
  • BGN mengevaluasi Standar Operasional Prosedur pada proses produksi, pengolahan, dan distribusi.
  • Menu saat kejadian adalah ayam bakar, sambal, dan buah anggur.
  • Kombinasi menu tersebut berpotensi memicu gangguan pencernaan pada individu dengan sensitivitas tertentu.
  • Sampel makanan telah dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya.
  • Hasil uji laboratorium diperkirakan keluar dalam waktu sekitar dua pekan.
  • Penghentian operasional merupakan bentuk pencegahan demi menjaga mutu dan keamanan program Makan Bergizi Gratis.
  • Tujuan evaluasi adalah memastikan penyusunan menu memperhatikan faktor keamanan dan kesesuaian konsumsi.
Tagar Terkait
#mbg#makan bergizi gratis#bgn#sppg#keracunan#tulungagung
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya