SPPG di Batang Ditegur Buntut Keracunan, SPPG di Tulungagung Disetop
Badan Gizi Nasional menegur SPPG di Batang dan menghentikan sementara operasional SPPG Tanjungsari 1 di Tulungagung selama 20 hari akibat dugaan keracunan makanan yang dialami ratusan siswa dan guru. Di Batang, pola pengolahan makanan tidak sesuai prosedur karena bahan seperti telur dimasak sejak malam hari, sementara di Tulungagung menu ayam bakar dengan sambal dan buah anggur berpotensi memicu gangguan pencernaan pada penerima manfaat. BGN menyatakan seluruh tahapan dari pengolahan hingga distribusi akan diperketat pengawasannya bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Poin-Poin Utama
- Badan Gizi Nasional menegur pengelola SPPG di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
- Teguran BGN menyusul dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis.
- Wakil Kepala BGN Trenggono menyatakan pengawasan MBG menjadi tanggung jawab BGN, pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
- Makanan program MBG tidak boleh dibawa pulang karena memiliki batas waktu konsumsi.
- Telur di SPPG Bawang dimasak sejak malam hari dan proses berikutnya baru dilakukan pagi hari.
- BGN menilai alur pengolahan tersebut tidak sesuai prosedur keamanan pangan.
- BGN menghentikan sementara operasional SPPG Tanjungsari 1, Tulungagung, Jawa Timur selama 20 hari.
- Penghentian dilakukan menyusul dugaan gangguan pencernaan pada siswa dan guru SMKN 1 Boyolangu.
- Sebanyak 198 siswa dan guru SMKN 1 Boyolangu mengalami gangguan pencernaan.
- Penghentian sementara bertujuan untuk evaluasi dan pembinaan agar prosedur MBG sesuai standar.
- Menu MBG yang didistribusikan terdiri atas ayam bakar, sambal, dan buah anggur.
- Kombinasi menu tersebut berpotensi memicu gangguan pencernaan pada orang dengan kondisi kesehatan tertentu.
- Dinas Kesehatan Tulungagung mencatat 198 orang mengalami keluhan berdasarkan hasil surveilans epidemiologi.
- Sampel makanan dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Surabaya untuk pengujian.
- Hasil uji laboratorium diperkirakan keluar dalam waktu sekitar dua pekan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.