Bappenas: MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi hingga Rp4,7 Triliun
Kementerian PPN/Bappenas memperkirakan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 memberikan dampak ekonomi sekitar Rp2,7–4,7 triliun dengan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja serta menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif di NTB. Gelaran tersebut juga menghasilkan Advertising Value Equivalency (AVE) sebesar 361,6 juta euro atau sekitar Rp6,9 triliun dari eksposur media global. Bappenas memandang pembelajaran dari MotoGP Mandalika penting untuk merumuskan kebijakan pengembangan sport tourism dan ekosistem industri olahraga nasional.
Poin-Poin Utama
- Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 diselenggarakan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat.
- Kementerian PPN/Bappenas memperkirakan dampak ekonomi MotoGP Mandalika berkisar Rp2,7–4,7 triliun.
- Kajian dampak ekonomi dihitung dari efek langsung, tidak langsung, dan lanjutan.
- Penyelenggaraan MotoGP Mandalika menciptakan puluhan ribu kesempatan kerja.
- Event ini menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, transportasi, akomodasi, dan ekonomi kreatif di NTB.
- Eksposur media global menghasilkan Advertising Value Equivalency sebesar 361,6 juta euro atau sekitar Rp6,9 triliun.
- Survei terhadap lebih dari 1.800 responden mencatat skor pengalaman penonton sebesar 5,07 dari skala 6.
- Tingkat kepuasan tenaga kerja dan relawan tercatat sebesar 5,51.
- Ekosistem industri olahraga nasional menghadapi tantangan dalam keterpaduan data dan pemanfaatan infrastruktur.
- Potensi industri olahraga belum sepenuhnya terkonversi menjadi nilai tambah dan investasi dalam negeri.
- Pembelajaran dari MotoGP Mandalika diperlukan untuk merumuskan kebijakan peningkatan nilai tambah ekonomi olahraga.
- Kajian dilakukan oleh Bappenas bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia dan Mandalika Grand Prix Association.
- Buku MotoGP Mandalika 2025 peluncuran di Gedung Bappenas, Jakarta, pada 30 September 2026.
- Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan pentingnya ekosistem industri olahraga yang terpadu.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.