Beranda Kamis, 1 Oktober 2026

!online

Politik Netral

Sekjen Golkar Jadi Menperin, Ini Profil Sarmuji

Kamis, 1 Oktober 2026, 19:12 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Presiden Prabowo menunjuk Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sarmuji yang berasal dari Surabaya memiliki karier politik panjang di Partai Golkar, termasuk pernah menjabat sebagai Sekjen AMPG periode 2006–2010, Ketua DPD Golkar Jawa Timur 2020–2025, dan Sekjen DPP Partai Golkar sejak Agustus 2024. Selain aktif sebagai anggota legislatif sejak 2014 mewakili dapil Jawa Timur VI, Sarmuji juga memiliki pengalaman profesional di sektor swasta sebagai konsultan dan komisaris berbagai perusahaan.

Poin-Poin Utama

  • Presiden Prabowo menunjuk Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
  • Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menperin.
  • Sarmuji lahir di Surabaya, Jawa Timur.
  • Ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal AMPG pada periode 2006-2010.
  • Sarmuji menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur untuk periode 2020-2025.
  • Pada Agustus 2024, Sarmuji diangkat sebagai Sekjen DPP Partai Golkar.
  • Sarmuji pertama kali terpilih sebagai anggota DPR melalui Pemilu 2014.
  • Pada Pemilu 2019, Sarmuji memperoleh 137.110 suara.
  • Pada Pemilu 2024, Sarmuji memperoleh 183.045 suara.
  • Sarmuji aktif di HMI dan menjabat sebagai ketua HMI Cabang Jember periode 1998-1999.
  • Ia menjadi ketua bidang partisipasi pembangunan nasional PB HMI periode 2000-2002.
  • Sarmuji pernah menjabat sebagai komisaris di PT Manggala Karya Cipta dari 2008 hingga 2014.
  • Ia juga menjabat sebagai komisaris di PT Eco Sejahtera pada periode 2011-2014.
  • Sarmuji berpengalaman sebagai konsultan di PT Himais Optima dari 2002 hingga 2010.
  • Sarmuji mewakili dapil Jawa Timur VI yang meliputi Blitar, Kediri, Trenggalek, dan Tulungagung.
Tagar Terkait
#prabowo subianto#partai golkar#sarmuji#muhammad sarmuji#menperin
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya