Kepala BGN minta pemda kontribusi sidak SPPG pastikan keamanan pangan
Kepala BGN Sudaryono meminta pemerintah daerah berkontribusi melakukan inspeksi mendadak terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis, dengan menginspeksi pada pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari. Saat ini terdapat 27.022 dapur MBG yang beroperasi di seluruh Indonesia, dan 480 SPPG telah diresmikan di wilayah 3T serta daerah dengan angka stunting tinggi di 16 provinsi. BGN memberlakukan kebijakan baru berupa kewajiban kepala dapur hadir dan mengabsen sejak pukul 02.00, dipantau via Zoom, serta ancaman pemecatan bagi yang tidak mematuhi SOP demi menjamin makanan diterima manfaat dalam keadaan baik dan aman.
Poin-Poin Utama
- Kepala BGN Sudaryono meminta pemerintah daerah melakukan inspeksi mendadak terhadap SPPG.
- 480 SPPG diresmikan secara serentak di wilayah 3T dan stunting tinggi.
- Peresmian berlangsung di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
- Fokus prioritas peresmian tahap awal berada di Indonesia bagian timur.
- Tahap berikutnya akan mencakup Kalimantan, Bali, dan wilayah stunting tinggi.
- Total 27.022 dapur MBG saat ini beroperasi di seluruh Indonesia.
- 480 titik SPPG tersebar di 16 provinsi.
- Inspeksi mendadak diminta dilakukan pada pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari.
- Inspeksi mencakup daftar periksa ketentuan wajib dan larangan di SPPG.
- Inspeksi juga mencakup kebersihan dan kedisiplinan di sekolah.
- Seluruh petugas SPPG wajib bekerja sesuai SOP demi keamanan pangan.
- Kebijakan baru mengharuskan kepala dapur hadir dan mengabsen sejak pukul 02.00.
- BGN memantau presensi melalui Zoom ke seluruh 27.022 dapur sejak pukul 02.00.
- Ketentuan baru mewajibkan label batas waktu maksimal konsumsi dan penggunaan sarung tangan.
- Kepala SPPG yang tidak mematuhi SOP terancam diberhentikan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.