Beranda Jumat, 2 Oktober 2026

!online

Khazanah Netral

UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan

Jumat, 2 Oktober 2026, 16:16 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Uni Emirat Arab dan Indonesia didorong memperkuat kemitraan di bidang budaya, pendidikan, pengetahuan, dan kemanusiaan sebagai jembatan untuk membangun perdamaian dan mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara. Seminar budaya "Dari Abu Dhabi ke Jakarta: Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan" diadakan dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang dimulai pada 1976. Dubes UEA Abdulla Salem AlDhaheri menekankan pentingnya investasi pada manusia melalui pendidikan dan budaya sebagai fondasi perdamaian, serta memperkenalkan buku Mohamed bin Zayed dan Pendidikan yang telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Poin-Poin Utama

  • Duta Besar UEA Abdulla Salem AlDhaheri menyampaikan seminar budaya tentang kemitraan peradaban di Jakarta.
  • Seminar berjudul "Dari Abu Dhabi ke Jakarta: Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan" diselenggarakan Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Seminar diselenggarakan Abu Dhabi Peace Forum sebagai bagian dari Indonesia International Book Fair 2026.
  • Seminar dihadiri Muchlis M. Hanafi, Alwi Shihab, Dino Patti Djalal, dan perwakilan negara sahabat.
  • Tahun 2026 menandai peringatan 50 tahun hubungan diplomatik UEA dan Indonesia sejak 1976.
  • AlDhaheri menyebut pengetahuan dan budaya sebagai jembatan untuk membangun perdamaian.
  • Masjid Agung Sheikh Zayed di Solo menjadi simbol hubungan spiritual dan budaya UEA-Indonesia.
  • Nilai yang sama antara UEA dan Indonesia meliputi penghormatan terhadap manusia, keluarga, pendidikan, agama, dan warisan budaya.
  • AlDhaheri menekankan perdamaian mencakup upaya mengatasi akar ketegangan dan membuka ruang dialog.
  • UEA terus mendorong dialog, de-eskalasi, dan mediasi dalam berbagai krisis internasional.
  • UEA terlibat dalam proses pertukaran tawanan dan tahanan antara Rusia dan Ukraina.
  • Buku Mohamed bin Zayed dan Pendidikan telah diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
  • Indonesia ditetapkan sebagai Tamu Kehormatan Al Burda Award 2026.
  • Kemitraan UEA dan Indonesia direncanakan diperluas melalui pendidikan dan pemberdayaan pemuda.
  • Kerja sama budaya, penerjemahan, dan penelitian ilmiah menjadi bidang kemitraan yang dikembangkan ke depan.
Tagar Terkait
#indonesia#diplomasi#uni emirat arab#perdamaian#kemitraan peradaban#abu dhabi peace forum#iibf 2026#abdulla salem aldhaheri
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya