Beranda Jumat, 2 Oktober 2026

!online

Pariwisata Positif

Kala Gastronomi Diusung Jadi Magnet Pariwisata Indonesia

Jumat, 2 Oktober 2026, 19:09 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Kementerian Pariwisata gelar Wonderful Indonesia Gastronomy (WIG) 2026 di Yogyakarta sebagai kelanjutan strategi mendorong kuliner Nusantara mendunia, dengan mengundang 18 media dan pakar kuliner internasional dari 11 negara untuk merasakan pengalaman gastronomi dan budaya. Data menunjukkan 58,34 persen wisatawan mancanegara menjadikan kuliner sebagai aktivitas utama kunjungan, sementara 40,6 persen dari 25,91 juta tenaga kerja sektor pariwisata bekerja di bidang makanan-minuman dengan kontribusi PDB Rp 503 triliun. Melalui penguatan gastronomi, pemerintah menargetkan kunjungan wisman mencapai 16 juta hingga 17 juta pada 2026.

Poin-Poin Utama

  • Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 diselenggarakan di Kota Yogyakarta pada 2 Oktober.
  • Program ini merupakan kelanjutan dari Wonderful Indonesia Gourmet yang sebelumnya gelar di Bali dan Jakarta.
  • Pada 2025, Indonesia mencatat sekitar 15,39 juta kunjungan wisatawan asing.
  • Sebesar 58,34 persen wisatawan mancanegara menjadikan pengalaman gastronomi sebagai salah satu aktivitas utama saat berkunjung.
  • Dari total 25,91 juta tenaga kerja sektor pariwisata, 10,53 juta orang atau 40,6 persen bekerja di bidang makanan-minuman.
  • Industri makanan-minuman berkontribusi Rp 503 triliun terhadap produk domestik bruto nasional.
  • Kemenparekraf menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026 mencapai 16 juta hingga 17 juta.
  • Sebanyak 18 media dan pakar kuliner internasional dari 11 negara diundang mengikuti pengalaman gastronomi di Yogyakarta dan Surakarta.
  • Temu wicara dalam acara ini menghadirkan 22 pembicara multibidang seputar tema pariwisata gastronomi.
  • Ajang Artisan Market memamerkan 21 bisnis makanan-minuman artisan Indonesia di Grand Hotel De Djokja pada 2 hingga 4 Oktober.
  • Dua buku panduan peluncuran yakni Indonesia Gourmet Guide dan Indonesia Local Eateries Guide.
  • Masing-masing buku memuat 150 tempat makan yang tersebar di seluruh Nusantara.
  • Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X memberikan pernyataan dalam pembukaan acara.
  • Beberapa pelaku bisnis artisan yang ditampilkan antara lain Azaki Tempe, Mazaraat Cheese, Labumbu, dan Atsiri Jawa.
  • Gastronomi menjadi sarana untuk menghubungkan wisatawan dengan destinasi wisata dan menciptakan pengalaman berwisata yang lebih bermakna.
Tagar Terkait
#yogyakarta#pariwisata#kuliner#gastronomi#wig 2026#wonderful indonesia gastronomy
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya