Haul PB XII di Sitinggil, Keraton Surakarta Tekankan Regenerasi Budaya
18 Pakubuwono XII pada 4–5 Oktober 2026 di Bangsal Sitinggil sebagai lokasi alternatif akibat penataan kawasan utama keraton, yang memuat tradisi tahlil, doa bersama, penganugerahan ganjaran pangkat sesepuh kepada pengabdi budaya, serta ziarah ke Pajimatan Imogiri. Ketua LDA GKR Wandansari menekankan bahwa haul menjadi momentum regenerasi dan pelestarian budaya keraton, sekaligus mengenang pesan PB XII agar Daerah Istimewa Surakarta memiliki dasar hukum melalui peraturan pemerintah.
Poin-Poin Utama
- Keraton Surakarta menggelar Haul ke-18 Sinuhun Pakubuwono XII pada 4–5 Oktober 2026.
- Rangkaian kegiatan dipusatkan di Bangsal Sitinggil dan dilanjutkan dengan ziarah ke Pajimatan Imogiri, Bantul.
- GKR Wandansari Koes Moertiyah adalah Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta.
- Sitinggil berarti tanah yang ditinggikan.
- Kawasan utama keraton sedang menjalani proses revitalisasi fisik dan penataan ulang museum.
- Prosesi tahlil dan doa bersama diagendakan selepas shalat Jumat pada 4 Oktober 2026.
- Keraton juga melakukan kurasi terhadap instrumen gamelan dan benda pusaka museum.
- Haul ini membagikan ganjaran pangkat sesepuhan kepada para pengabdi budaya.
- Penghargaan tersebut mencakup pihak yang terlibat dalam Jumenengan Sinuhun Pakubuwono XIV.
- Sinuhun Pakubuwono XII dimakamkan di Pajimatan Imogiri, Bantul, pada 2004.
- PB XII meninggalkan pesan agar Daerah Istimewa Surakarta ditetapkan melalui peraturan pemerintah.
- Surat terkait harapan PB XII belum terwujud hingga beliau wafat.
- Ziarah Pajimatan Imogiri merupakan bagian dari mengenang perjalanan sejarah Sinuhun PB XII.
- Haul menjadi momentum meneruskan nilai-nilai kebudayaan kepada generasi penerus.
- Prosesi tahlil tetap dilanjutkan di tengah proses revitalisasi kawasan keraton.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.