Sempat Hilang Saat Kapal Terbalik, 2 Nelayan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas
Tim SAR gabungan menemukan dua nelayan, Ending (58) dan Weli (48), dalam keadaan meninggal dunia setelah kapal mereka terbalik di Perairan Pamoekan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada malam tanggal 29 September 2026. Jenazah Weli ditemukan pada hari ketiga pencarian berjarak sekitar 500 meter dari titik kejadian, sementara jenazah Ending ditemukan pada hari keempat sekitar 18 kilometer dari lokasi awal. Operasi SAR resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Poin-Poin Utama
- Dua nelayan ditemukan tewas setelah kapal mereka terbalik di Perairan Pamoekan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
- Kedua korban bernama Ending (58) dan Weli (48).
- Insiden kapal terbalik terjadi pada malam hari, 29 September 2026.
- Tim SAR gabungan menemukan Weli dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Jumat (2/10).
- Jenazah Weli ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal kejadian pada pukul 21.45 WIB.
- Ending ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (3/10) sekitar pukul 16.00 WIB.
- Jenazah Ending berhasil dievakuasi pada pukul 17.40 WIB.
- Ending ditemukan sekitar 18 kilometer dari lokasi kejadian di Perairan Tasikmalaya.
- Tiga orang menjadi korban dalam insiden kapal terbalik tersebut.
- Satu korban berhasil menyelamatkan diri, dua lainnya ditemukan meninggal dunia.
- Tim SAR gabungan terdiri dari dua Search and Rescue Unit (SRU).
- SRU 1 menyisir pantai dari lokasi kapal terbalik ke arah timur dan barat sejauh empat kilometer.
- SRU 2 melakukan pencarian di laut menggunakan perahu nelayan.
- Operasi SAR gabungan melibatkan BASARNAS Kantor SAR Bandung, TNI, Polri, BPBD, Tagana, PMI, perangkat desa, dan nelayan setempat.
- Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.