Beranda Minggu, 4 Oktober 2026

!online

Olahraga Netral

Inggris Mulai Sembuhkan Luka Piala Dunia

Minggu, 4 Oktober 2026, 14:05 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Inggris memulai proses penyembuhan luka dari kegagalan di semifinal Piala Dunia 2026 dengan meraih kemenangan telak 7-0 atas Kroasia di Rijeka pada 3 Oktober 2026. Kekalahan dari Argentina dengan skor 1-2 terjadi karena taktik bertahan total yang diterapkan Pelatih Thomas Tuchel berbuah fatal setelah Inggris unggul 1-0 hingga menit ke-85. Kemenangan besar ini menunjukkan bahwa Inggris berhasil keluar dari bayang-bayang duka dengan mengadopsi permainan menyerang yang dinamis.

Poin-Poin Utama

  • Inggris tersingkir di semifinal Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina.
  • Thomas Tuchel mendapat tekanan berat karena taktiknya yang dianggap pengecut saat bertahan total.
  • Inggris memimpin 1-0 melalui gol Anthony Gordon hingga lima menit menjelang waktu normal berakhir.
  • Argentina mencetak dua gol dalam lima menit terakhir melalui Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez.
  • Inggris meraih kemenangan telak 7-0 atas Kroasia di Rijeka pada 3 Oktober 2026.
  • Inggris kalah 2-3 dari Spanyol pada laga pembuka Liga Nasional UEFA.
  • Inggris mengalahkan Ceko dengan skor 2-0 pada 29 September 2026.
  • Harry Kane dan Bukayo Saka masing-masing mencetak dua gol lawan Kroasia.
  • Jude Bellingham, Anthony Gordon, dan Morgan Rogers juga mencetak gol dalam kemenangan tersebut.
  • Kroasia sebelumnya hanya kalah empat kali dari 41 pertandingan kandangnya.
  • Kekalahan 0-7 menjadi rekor kekalahan terbesar sepanjang sejarah Kroasia.
  • Kapten Kroasia Luka Modric kini telah berusia 41 tahun.
  • Lini tengah Kroasia mulai mudah dikuasai lawan setelah penampilan Modric menurun.
  • Tuchel menyebutkan timnya semakin baik dan memercayai pola permainan menyerang.
  • Kemenangan ini menempatkan Inggris di jalur aman untuk mengamankan posisi dua besar Grup 3 Liga Nasional.
Tagar Terkait
#sepak bola#inggris#piala dunia 2026#kroasia#liga nasional uefa#thomas tuchel
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya