Cegah Karhutla, Polri-TNI Cek Sekat Kanal di Lahan Gambut Kepulauan Meranti
Kepolisian Resor Kepulauan Meranti bersama TNI, Universitas Riau, dan Masyarakat Peduli Api melakukan peninjauan lahan gambut dan sekat kanal di Desa Tanjung Peranap untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Tim memantau kadar air di lima titik sumur pantau dan mengecek kesiapan Posko Terpadu sebagai pusat koordinasi kesiapsiagaan kebakaran. Hasil peninjauan menunjukkan tidak ditemukan titik api, dan sinergi lintas sektor terus diperkuat untuk menghadapi potensi peningkatan risiko kebakaran pada musim kemarau.
Poin-Poin Utama
- Polisi Resor Kepulauan Meranti memimpin peninjauan lahan gambut dan sekat kanal di Desa Tanjung Peranap.
- Peninjauan berlangsung di sepanjang Jalan Poros Tanjung Peranap hingga Desa Mengkikip.
- Tim mengecek sekat kanal dan membangun lima sumur pantau muka air tanah.
- Sumur pantau digunakan untuk memantau kadar air pada lahan gambut secara dini.
- Staf Ahli Gambut Universitas Riau memberikan masukan teknis pengelolaan tata air gambut.
- Kelembapan lahan gambut menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kebakaran.
- Posko Terpadu berada di Kantor Desa Tanjung Peranap sebagai pusat koordinasi pencegahan.
- Posko Terpadu diperiksa kesiapan sarana, administrasi, dan personel.
- Keenam pihak yaitu Polisi, TNI, BNPB, pemerintah, dan Masyarakat Peduli Api melakukan koordinasi.
- Koordinasi bertujuan memperkuat sistem komunikasi dan respons cepat.
- Empat personel BNPB ikut terlibat dalam kegiatan peninjauan.
- Sembilan anggota Masyarakat Peduli Api Desa Tanjung Peranap juga seringkai dalam kegiatan.
- Hasil peninjauan akan menjadi bahan evaluasi menjelang musim kemarau.
- Sinergi lintas sektor dibangun untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
- Tidak ditemukan titik api maupun kejadian kebakaran di sekitar lokasi kegiatan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.