Beranda Kamis, 8 Oktober 2026

!online

Internasional Netral

Rekaman Eksklusif Ungkap Serangan Masif Iran ke Pangkalan AS di Kuwait

Kamis, 8 Oktober 2026, 09:09 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 8 kali
Ukuran:

5 Iran, menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan peralatan militer. Pasukan AS mengalami krisis amunisi dan harus mundur ke lokasi terpencil, dengan dua prajurit terluka akibat sambaran petir dalam badai pasir saat evakuasi. Meskipun tidak ada korban jiwa, kehancuran fasilitas tersebut memicu desakan untuk investigasi internal mengenai kesiapan bala bantuan selama serangan berlangsung.

Poin-Poin Utama

  • Rekaman video CBS News mengungkap serangan Iran terhadap pangkalan Camp Buehring di Kuwait.
  • Serangan terjadi tujuh bulan lalu saat konflik kedua negara pecah.
  • Video menangkap dampak ledakan rudal balistik dan serangan drone.
  • Jet tempur F-5 Iran terlibat dalam serangan tersebut menurut saksi mata.
  • Rekaman menunjukkan kerusakan parah pada bangunan dan peralatan militer.
  • Pasukan AS mengalami krisis amunisi kaliber .50 saat mempertahankan pangkalan.
  • Sebagian prajurit dipindahkan ke Gurun Udari sebagai bagian rencana Pentagon.
  • Dua prajurit terluka akibat sambaran petir dalam badai pasir pada akhir April.
  • Satu prajurit menderita luka bakar dan satu lainnya mengalami pecah gendang telinga.
  • Kerugian peralatan mencapai US$3,7 miliar atau sekitar Rp58 triliun.
  • Total 81 pesawat hancur atau rusak akibat serangan Iran sejak Februari.
  • Serangan Iran juga menyasar pangkalan AS di Bahrain, Qatar, dan negara-negara lain.
  • Komando Pusat AS dan Pentagon menolak memberikan komentar.
  • Tidak ada korban jiwa akibat tembakan musuh di Camp Buehring.
  • Kehancuran fasilitas memicu desakan investigasi kesiapan bala bantuan.
Tagar Terkait
#amerika serikat#iran#militer#kuwait#konflik militer#camp buehring#cbs news
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya