Pekan Paling Panas Politik Eropa: AfD Menang, Prancis Goyah, Spanyol Pemilu Dini
Peta politik Eropa bergeser signifikan pada awal Oktober 2026 ketika partai-partai kanan dan kanan jauh menguat di berbagai negara,termasuk kemenangan bersejarah AfD yang meraih jabatan ketua parlemen Sachsen-Anhalt di Jerman,serta gejolak di Prancis akibat kekhawatiran utang dan ancaman pemilu di Spanyol.Kekhawatiran tersebut semakin kompleks karena hubungan transatlantik juga mengalami ketegangan,yang ditandai dengan pidato Menlu AS Marco Rubio yang meminta Eropa memperkuat kemandirian,sementara sebuah patung satir bertuliskan "The Orange Plague" dipamerkan di Parlemen Eropa sebagai kritik terhadap pemerintahan Trump.
Poin-Poin Utama
- AfD merebut jabatan ketua parlemen negara bagian Sachsen-Anhalt untuk pertama kalinya sejak didirikan pada 2013.
- Tobias Rausch dari AfD terpilih sebagai ketua parlemen Sachsen-Anhalt pada 6 Oktober 2026.
- Rausch memperoleh 48 dari 82 suara dalam pemungutan suara di Magdeburg.
- AfD hanya menguasai 39 dari 83 kursi parlemen Sachsen-Anhalt meskipun meraih 43,8 persen suara.
- Partai BSW yang memiliki lima kursi di parlemen Sachsen-Anhalt menyatakan dukungan kepada Rausch.
- Pasar keuangan Prancis bergejolak akibat kekhawatiran terhadap utang pemerintah dan prospek pemilihan presiden.
- Pemerintahan sosialis Spanyol menghadapi ancaman kehilangan kekuasaan dalam pemilu yang dipercepat.
- Pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni berhasil meloloskan reformasi sistem pemilu di Italia.
- Menlu AS Marco Rubio menyampaikan pidato di Athena pada 7 Oktober 2026.
- Rubio meminta negara-negara Eropa memperkuat kemampuan ekonomi, pertahanan, dan kepercayaan terhadap identitas mereka.
- Rubio memuji peningkatan anggaran pertahanan negara-negara Eropa.
- Patung satir setinggi 2,6 meter yang menggambarkan Trump dipamerkan di Parlemen Eropa, Strasbourg, Prancis.
- Patung berjudul "The Orange Plague" dibuat oleh seniman Denmark Jens Galschiøt.
- Patung tersebut menggambarkan Trump duduk di atas punggung pria yang lebih kecil sebagai kritik terhadap kebijakan AS.
- Uni Eropa menghadapi tekanan dari partai-partai kanan dan kanan jauh di Jerman, Prancis, Spanyol, dan Italia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.