PB SEMMI Dorong Mahasiswa Lebih Aktif dalam Isu Kebangsaan
PB SEMMI periode 2026-2029 akan memperkuat kolaborasi lintas organisasi mahasiswa dan pemuda untuk memperluas peran gerakan mahasiswa. Kepengurusan baru juga memprioritaskan konsolidasi internal dan penguatan etika kepemimpinan setelah melewati proses kongres. Ketua Umum Achmad Donny menyatakan perbedaan pandangan antarlembaga mahasiswa tidak seharusnya menghambat tanggung jawab bersama terhadap masa depan bangsa.
Poin-Poin Utama
- PB SEMMI periode 2026-2029 akan memperkuat kolaborasi lintas organisasi mahasiswa dan kepemudaan.
- Kepengurusan baru menjadikan konsolidasi internal dan penguatan etika kepemimpinan sebagai prioritas.
- Ketua Umum PB SEMMI Achmad Donny mengatakan perbedaan latar belakang tidak seharusnya menghambat kerja sama.
- Organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab bersama untuk berkontribusi terhadap masa depan bangsa.
- Pelantikan pengurus PB SEMMI periode 2026-2029 dilaksanakan di Jakarta pada 9 Oktober 2026.
- Pelantikan dilakukan oleh Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam Hamdan Zoelva.
- Organisasi yang hadir dalam pelantikan antara lain GMNI, PII, PMKRI, KMHDI, HMI, LMND, Gemura, serta Pemuda Muslimin Indonesia DKI Jakarta.
- PB SEMMI akan mengutamakan konsolidasi internal setelah pelaksanaan kongres.
- Seluruh kandidat yang mengikuti kontestasi diberikan kesempatan bergabung dalam kepengurusan baru.
- Semua unsur organisasi disatukan agar kepengurusan dapat menjalankan agenda bersama tanpa terhambat perbedaan pilihan.
- Konsolidasi menjadi landasan untuk membangun hubungan dengan organisasi mahasiswa dan kepemudaan lainnya.
- Achmad menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab organisasi sebagaimana disampaikan Hamdan Zoelva.
- Seluruh pengurus diminta menjaga integritas serta mengutamakan kepentingan organisasi dan masyarakat.
- Achmad menyatakan jabatan dalam organisasi merupakan amanah, bukan sekadar posisi.
- Seluruh langkah organisasi harus memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.