Walkot Semarang Minta Pemantauan & Penyisiran TPA Jatibarang Berlanjut
rata area TPA sudah turun ke 25-30 derajat Celsius setelah hujan, masih ditemukan titik asap kecil di dua lokasi yang perlu ditangani segera. Hasil pengukuran kualitas udara pada 9 Oktober menunjukkan kadar PM2,5 dan PM10 di sejumlah titik fasilitas publik sudah berada di bawah Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan.
Poin-Poin Utama
- Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meminta pemantauan dan penyisiran intensif di TPA Jatibarang hingga seluruh titik asap padam.
- Hujan mengguyur kawasan TPA Jatibarang pada Kamis malam, 8 Oktober, membawa perkembangan positif dalam proses pendinginan.
- Pemantauan menggunakan drone termal dilakukan pada Jumat, 9 Oktober, pukul 05.00 WIB.
- Suhu rata-rata area TPA Jatibarang terpantau berada di kisaran 25 hingga 30 derajat Celsius.
- Dua lokasi titik asap kecil masih ditemukan di TPA Jatibarang.
- Pemetaan visual dari drone termal menjadi panduan tim lapangan dalam melakukan penyisiran secara terarah.
- Pengukuran kualitas udara pada 9 Oktober menunjukkan kadar PM2,5 dan PM10 di bawah Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan.
- Lokasi pemantauan kualitas udara meliputi kawasan SPPG Kedungpane 2, Taman Niaga BSB City, Puskesmas Karangmalang, dan kawasan wisata Gua Kreo.
- Kadar partikel udara di permukiman terdampak mulai membaik.
- Agustina apresiasi tim gabungan yang terus bersiaga menangani kondisi di TPA Jatibarang.
- Pemantauan kualitas udara secara berkala akan terus dilakukan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat.
- Proses pendinginan bertujuan memastikan kondisi TPA Jatibarang benar-benar aman.
- Penyisiran titik asap kecil perlu segera ditangani agar tidak berkembang kembali.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.