California Diterjang Badai Rachel, Air Laut Meluap ke Jalanan
Badai tropis Rachel menerjang pesisir selatan California pada Jumat (9/10), menyebabkan gelombang dahsyat yang merusak rumah-rumah dan air laut meluap ke jalanan, terutama di Long Beach. Status badai telah diturunkan dari hurricane menjadi tropical storm, namun tetap mengancam banjir air laut dengan pasang naik lebih dari 2,1 meter hingga Minggu (11/10). Badai ini dipicu oleh pola El Nino berulang yang berlangsung sangat ekstrem, dan merupakan badai terbaru dalam musim badai Pasifik yang tergolong sangat aktif.
Poin-Poin Utama
- Badai tropis Rachel menerjang pesisir selatan California pada Jumat (9/10) waktu setempat.
- Gelombang dahsyat merusak rumah-rumah dan menyebabkan air laut meluap ke jalanan.
- Badai diprediksi mencapai daratan dekat perbatasan California dan Meksiko pada Minggu (11/10).
- Rachel berpotensi membawa angin kencang dan hujan lebat yang dapat menyebabkan kerusakan tambahan.
- Gelombang laut yang diperparah pasang naik menghantam kawasan pesisir termasuk Long Beach.
- Sebagian besar jalur pejalan kaki tepi pantai di Long Beach hancur akibat hantaman ombak.
- Pasang naik dengan ketinggian lebih dari 7 kaki (2,1 meter) diprediksi terjadi setiap pagi.
- Otoritas setempat membagikan karung pasir kepada warga di kawasan rawan terdampak.
- Status badai diturunkan dari hurricane menjadi tropical storm.
- Risiko banjir diprediksi mencapai puncaknya pada Minggu (11/10) pagi.
- Status waspada tropical storm diberlakukan untuk wilayah San Diego City.
- Ini merupakan kali kedua status waspada tropical storm dirilis di California.
- Kecepatan angin maksimum badai Rachel mencapai 75 kilometer per jam.
- Musim badai Pasifik tahun ini tergolong sangat aktif.
- Badai dipicu oleh pola El Nino berulang yang berlangsung sangat ekstrem.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.