Pramono Buka Peluang Berikan Beasiswa LPDP Jakarta untuk Penyandang Disabilitas
Pemprov DKI Jakarta akan memberikan beasiswa kuliah di luar negeri melalui program LPDP Jakarta mulai tahun 2027 dengan kuota 50-75 penerima dan anggaran sekitar Rp100 miliar. Gubernur Pramono Anung menyatakan program tersebut juga terbuka bagi penyandang disabilitas agar memperoleh kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan S2 atau S3. Seleksi penerima akan dilakukan bekerja sama dengan LPDP Kemenkeu dan diprioritaskan bagi warga Jakarta berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2026.
Poin-Poin Utama
- Pemprov DKI Jakarta membuat program beasiswa LPDP Jakarta.
- Program beasiswa akan dimulai pada tahun 2027.
- Beasiswa diperuntukkan bagi warga Jakarta jenjang S2 atau S3 di luar negeri.
- Jumlah penerima beasiswa sebanyak 50 sampai 75 orang.
- Pengumuman program dilakukan oleh Gubernur DKI Pramono Anung pada 11 Oktober 2026.
- Beasiswa juga dibuka untuk penyandang disabilitas.
- Program tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 20 Tahun 2026.
- Anggaran program diperkirakan sekitar Rp100 miliar.
- Pemprov DKI bekerja sama dengan LPDP Kementerian Keuangan.
- Seleksi penerima dilakukan tanpa adanya titipan dari pihak tertentu.
- Penerima beasiswa ditentukan oleh Pimpinan Daerah Provinsi DKI Jakarta.
- Warga Jakarta menjadi prioritas utama penerima program.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.