Gunung Semeru erupsi Senin pagi, tinggi letusan capai 900 meter
Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi pada Senin dengan tinggi kolom letusan mencapai 900 meter di atas puncak dan kolom abu vulkanik berwarna kelabu bergerak ke arah barat daya. Saat ini Gunung Semeru berstatus Level III (Siaga) dengan rekomendasi agar masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 13 km di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, 500 meter dari tepi sungai, serta radius lima kilometer dari kawah atau puncak. Masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.
Poin-Poin Utama
- Gunung Semeru terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur.
- Erupsi Gunung Semeru terjadi pada Senin pagi dengan tinggi letusan 900 meter di atas puncak.
- Kolom letusan teramati pada ketinggian 4.576 mdpl.
- Kolom abu vulkanik berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya.
- Erupsi terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm.
- Durasi erupsi berlangsung selama 110 detik.
- Gunung Semeru mengalami tiga kali erupsi pada Senin, yakni pukul 01.45, 04.39, dan 06.19 WIB.
- Setiap letusan memiliki tinggi sekitar 900 meter di atas puncak.
- Status Gunung Semeru saat ini Level III atau Siaga.
- Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.
- Di luar jarak 13 km, masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai.
- Potensi perluasan awan panas dan aliran lahar dapat menjangkau hingga 17 km dari puncak.
- Masyarakat tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak.
- Masyarakat diminta mewaspadai awan panas, guguran lava, dan lahar.
- Daerah yang perlu diwaspadai meliputi aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.