Eskalasi Politik di Saudi, Ribuan Jemaah Umrah Terdampak Diminta Tenang
Penerbangan jemaah umrah dari Makassar dibatalkan dan ditunda akibat eskalasi politik di Arab Saudi, termasuk serangan terhadap Bandara Riyadh, sehingga ribuan jemaah terdampak baik di pemberangkatan maupun yang sudah berada di Tanah Suci. Pemerintah dan AMPHURI meminta travel serta maskapai mengutamakan keselamatan namun tetap bertanggung jawab memulangkan jemaah yang berisiko tertahan. Penjadwalan ulang pemberangkatan akan dilakukan setelah kondisi politik di Saudi membaik, dengan maskapai diharapkan tetap beroperasi untuk memulangkan jemaah yang sudah ada di sana.
Poin-Poin Utama
- Pembatalan dan penundaan penerbangan jemaah umrah dari Makassar terjadi akibat eskalasi politik di Arab Saudi.
- Jemaah yang sudah berada di Tanah Suci berisiko tertahan dan tidak dapat pulang.
- Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan H. Ikbal Ismail membenarkan adanya laporan penundaan pemberangkatan.
- Penundaan pemberangkatan merupakan dampak dari serangan terhadap Bandara Riyadh.
- Kementerian Haji dan Umrah Pusat sejak tiga hari lalu meminta agar pemberangkatan umrah melihat perkembangan eskalasi politik di Saudi.
- Pimpinan travel diminta memantau perkembangan politik di Saudi sebelum memberangkatkan jemaah.
- Tim Kanwil diturunkan ke bandara untuk meninjau jumlah jemaah dan travel yang terdampak.
- Sampai saat ini belum ada laporan resmi mengenai jumlah pasti jemaah umrah yang tertahan di Arab Saudi.
- Kanwil sementara mendata jemaah yang ingin pulang dan berkoordinasi dengan pemerintah di Saudi.
- Tim Kanwil baru menerima laporan sekitar satu jam sebelum pernyataan disampaikan.
- Ketua DPD AMPHURI Sulampua M. Azhar Gazali menilai pembatalan penerbangan bukan pertama kali terjadi.
- Maskapai lebih memilih membatalkan penerbangan ketika situasi di Arab Saudi sedang tidak kondusif.
- Azhar berharap maskapai tetap bertanggung jawab memulangkan jemaah yang berada di Arab Saudi.
- Jemaah yang dibatalkan akan diberangkatkan dalam satu sampai dua hari menurut informasi dari pihak airline.
- AMPHURI belum membicarakan kemungkinan penambahan biaya umrah akibat kejadian ini.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.