Terminal Bandara Riyadh Terbakar Diserang Houthi, Sejumlah Orang Terluka
Serangan Houthi menghantam Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh dan memicu kebakaran yang menyebabkan sejumlah korban luka. Serangan ini terjadi sehari setelah serangan Houthi sebelumnya yang menewaskan sedikitnya 12 orang, menandai eskalasi dalam perang Yaman di mana Riyadh mendukung pemerintah yang diakui secara internasional melawan Houthi. Otoritas memberhentikan operasional bandara sementara waktu untuk memeriksa kerusakan pada peralatan radar, komunikasi, dan landasan pacu.
Poin-Poin Utama
- Serangan Houthi menghantam bandara internasional di Riyadh, Arab Saudi.
- Serangan terjadi pada Sabtu, 10 Oktober.
- Serangan menewaskan sedikitnya belasan orang.
- Serangan tersebut adalah yang paling mematikan di wilayah Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade.
- Riyadh mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional dalam melawan Houthi.
- Kelompok Houthi didukung Iran.
- Pada Minggu, 11 Oktober, Houthi mengklaim melancarkan sejumlah serangan dalam 24 jam terakhir.
- Proyektil menghantam Bandara Internasional King Khalid dan memicu kebakaran.
- Sistem pertahanan udara berhasil mencegat sebuah rudal di dekat lokasi bandara.
- Serangan menyebabkan sejumlah korban luka tanpa rincian jumlah pastinya.
- Pihak berwenang menghentikan operasi bandara hingga Minggu, 11 Oktober.
- Penutupan bandara diperpanjang hingga pukul 21.00 waktu setempat.
- Peralatan radar dan komunikasi mengalami kerusakan akibat serangan.
- Landasan pacu perlu diperiksa kondisinya.
- Kelompok Houthi juga mengklaim menargetkan bandara Dammam.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.