Beranda Sabtu, 26 September 2026

!online

Peristiwa Netral

Kepala BNPB Jelaskan Maksud 'Normal' di Tengah Kabut Asap

Sabtu, 26 September 2026, 00:04 WIB Sumber: Liputan6
Ukuran:

Kepala BNPB Suharyanto meminta maaf atas pernyataan "roda kehidupan masyarakat berjalan normal" yang dinilai menimbulkan persepsi keliru bahwa masyarakat tidak terdampak kabut asap. Ia menegaskan konteks kata "normal" hanya merujuk pada aktivitas dasar seperti lalu lintas dan perdagangan yang masih berjalan, bukan berarti kondisi lingkungan telah pulih atau dampak karhutla diabaikan. BNPB bersama seluruh unsur terkait terus memadamkan kebakaran, menangani dampak kesehatan, dan melindungi masyarakat terdampak di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Poin-Poin Utama

  • Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terdampak karhutla.
  • Pernyataan "roda kehidupan masyarakat berjalan normal" disampaikan dalam rapat terbatas pada 23 September 2026.
  • Penjelasan dan permintaan maaf dirilis BNPB melalui Antara pada 25 September 2026.
  • Konteks kata "normal" merujuk pada aktivitas dasar masyarakat yang tetap berjalan.
  • Aktivitas dasar tersebut meliputi lalu lintas darat, perdagangan, dan pelayanan masyarakat.
  • Masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat menghadapi dampak serius kabut asap.
  • Kualitas udara, kesehatan masyarakat, dan kegiatan pendidikan terdampak di sejumlah lokasi.
  • Kabut asap mengganggu penerbangan komersial di sejumlah wilayah Kalteng dan Kalbar.
  • Kabut asap juga mengganggu operasi udara untuk penanganan karhutla.
  • Suharyanto memastikan BNPB tidak menganggap persoalan karhutla telah selesai.
  • BNPB bekerja sama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam penanganan karhutla.
  • TNI, Polri, dan Manggala Agni dilibatkan dalam operasi pemadaman dan penanganan dampak.
  • BNPB terus memperbaiki dan mengintegrasikan data dari seluruh unsur di lapangan.
  • Informasi disampaikan kepada Presiden Prabowo secara utuh dan akurat.
  • Keselamatan dan kualitas hidup masyarakat terdampak menjadi prioritas utama BNPB.
Tagar Terkait
#karhutla#bnpb#kalimantan#kabut asap#suharyanto#kebakaran hutan dan lahan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya