Indonesia, Burkina Faso tandatangani kesepakatan kerangka kerja sama
sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York. Kedua negara juga sepakat mendorong kerja sama teknis, peningkatan kapasitas, dan hubungan antarpelajar usaha, termasuk melalui partisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2026. Selain itu, Menlu Sugiono juga bertemu dengan Menlu Siprus untuk membahas peluang investasi dan menandatangani perjanjian bebas visa serupa, serta bertemu dengan Presiden ICRC untuk membahas perlindungan warga sipil di wilayah konflik.
Poin-Poin Utama
- Indonesia dan Burkina Faso menandatangani Framework Agreement for Cooperation di New York.
- Penandatanganan dilakukan di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-81.
- Kesepakatan ditandatangani pada Jumat, 25 September 2025.
- Menlu RI Sugiono bertemu Menlu Burkina Faso Karamoko Jean-Marie Traoré secara bilateral.
- Indonesia dan Burkina Faso juga menandatangani Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas.
- Kedua negara mendorong kerja sama teknis dan peningkatan kapasitas.
- Indonesia dan Burkina Faso mendorong hubungan antarpelajar usaha melalui Trade Expo Indonesia.
- Trade Expo Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026.
- Menlu RI Sugiono bertemu Menlu Siprus Constantinos Kombos membahas peluang investasi hilirisasi.
- Indonesia menandatangani Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas dengan Siprus.
- Menlu RI juga bertemu Presiden ICRC Mirjana Spoljaric Egger secara bilateral.
- Indonesia menekankan pentingnya perlindungan warga sipil di Jalur Gaza, Palestina.
- Ekspor non-migas Indonesia ke Burkina Faso periode Januari-Juli 2025 sebesar 5,8 juta dolar AS.
- Ekspor non-migas Indonesia ke Burkina Faso periode Januari-Juli 2026 turun menjadi 5,3 juta dolar AS.
- Ekspor non-migas Indonesia ke Siprus periode Januari-Juli 2025 sebesar 10,7 juta dolar AS.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.