Kebakaran Hutan, Pukulan Terakhir bagi Orangutan Indonesia
Seekor orangutan jantan ditemukan terluka di dekat kawasan terbakar di Kalimantan Tengah dan dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Nyaru Menteng untuk menjalani perawatan. Kebakaran hutan mengancam habitat yang menampung sekitar 52 persen populasi orangutan Kalimantan yang berstatus sangat terancam punah, sekaligus mempengaruhi lima spesies owa di Sumatera dan Kalimantan. Dampak asap tidak hanya menimbulkan gangguan pernapasan pada satwa, tetapi juga mengubah perilaku dan fisiologi mereka, sementara pemerintah memperkuat Satuan Tugas Penyelamatan Satwa Liar untuk mengantisipasi ancaman kebakaran terhadap satwa liar di Kalimantan.
Poin-Poin Utama
- Seekor orangutan jantan ditemukan di dekat kawasan yang terbakar di Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah, pada 14 September 2026.
- Orangutan tersebut memiliki luka pada jari kaki kiri dan jari tangan kirinya.
- Tim Borneo Orangutan Survival Foundation bersama BKSDA Kalimantan Tengah mengevakuasinya ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng.
- Orangutan itu berusia sekitar 20 tahun dengan berat 70 kilogram.
- Orangutan Kalimantan berstatus sangat terancam punah menurut IUCN.
- Kebakaran terjadi di habitat yang menampung sekitar 52 persen populasi orangutan Kalimantan.
- Sebanyak 13 dari 20 populasi terbesar orangutan Kalimantan berada di kawasan yang terdampak kebakaran.
- Kebakaran juga mengancam lima spesies owa di Sumatera dan Kalimantan.
- Selama periode kabut asap, orangutan menunjukkan tanda-tanda pemecahan lemak tubuh meskipun lebih banyak makan dan beristirahat.
- Pada 6 September 2026, BOSF melaporkan 21 orangutan di pusat rehabilitasi menunjukkan gejala gangguan pernapasan.
- Gejala gangguan pernapasan meliputi batuk, bersin, dan keluarnya cairan dari hidung.
- Tim dokter hewan terus memantau dan menangani kondisi orangutan di pusat rehabilitasi.
- Fragmentasi habitat membatasi kemampuan orangutan berpindah mencari tempat berlindung dan makanan.
- Pemerintah memperkuat Satuan Tugas Penyelamatan Satwa Liar di Kalimantan Tengah.
- Kementerian Kehutanan menyebut penguatan dilakukan melalui kolaborasi dengan BKSDA Kalimantan Tengah dan BOSF.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.