Beranda Selasa, 29 September 2026

!online

Politik Netral

Indonesia tolak tudingan dugaan pelanggaran HAM sistematis di Papua

Selasa, 29 September 2026, 11:11 WIB Sumber: Antara News
Ukuran:

81 di New York, dengan menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran ditangani secara serius melalui lembaga nasional independen seperti Komnas HAM. Indonesia menjelaskan telah terjadi serangan terhadap warga sipil termasuk tiga aparat sipil negara, seorang pengemudi pengangkut kebutuhan pokok, serta sembilan perempuan dan anak yang diculik oleh kelompok bersenjata, sehingga negara berkewajiban melindungi seluruh warganya. Perwakilan Kepulauan Solomon dan Vanuatu menuntut verifikasi independen terhadap laporan pelanggaran HAM di Papua Barat serta mendesak kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia ke wilayah tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Indonesia menggunakan hak jawab dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Amerika Serikat, pada Senin (28/9).
  • Indonesia menanggapi pernyataan dari perwakilan Kepulauan Solomon dan Vanuatu terkait situasi di Papua.
  • Tiga aparat sipil negara terbunuh setelah menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat di Papua.
  • Seorang pengemudi yang mengangkut kebutuhan pokok tewas akibat serangan di Papua.
  • Sembilan perempuan dan anak diculik di Mimika, Papua.
  • Indonesia menegaskan kewajiban melindungi seluruh warga negara dengan langkah penegakan hukum sesuai hukum nasional dan internasional.
  • Warga sipil, guru, tenaga kesehatan, dan aparatur pemerintah turut menjadi korban kekerasan oleh kelompok bersenjata.
  • Perdana Menteri Kepulauan Solomon Matthew Cooper Wale menyerukan kunjungan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia ke Papua Barat.
  • PM Kepulauan Solomon menyatakan laporan mengenai pelanggaran HAM harus diverifikasi secara independen.
  • Wakil Tetap Vanuatu untuk PBB Odo Tevi seringkali mengangkat kekhawatiran terkait dugaan pelanggaran HAM di Papua Barat.
  • Vanuatu menyatakan perdamaian dan keamanan tidak dapat dipisahkan dari hak asasi manusia.
  • Pada 24 September, Menlu RI Sugiono dan Menlu Kepulauan Solomon Rick Nelson Houenipwela bertemu bilateral di sela Sidang Umum PBB ke-81.
  • Sugiono mengundang pelaku usaha Kepulauan Solomon untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia pada 14-18 Oktober 2026.
  • Menlu Kepulauan Solomon berencana memperkuat perwakilan diplomatik di Jakarta untuk mendorong hubungan ekonomi kedua negara.
  • Indonesia menyatakan akan terus terlibat secara konstruktif melalui mekanisme relevan dengan mendasarkan dialog pada penghormatan terhadap fakta.
Tagar Terkait
#pbb#papua#diplomasi#ham#komnas ham#kemlu ri#kepulauan solomon#vanuatu
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya