Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.981 imbas Kebijakan The Fed
Nilai tukar Rupiah melemah tipis ke level Rp17.981 per dolar AS pada perdagangan Selasa (29/9) dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap potensi pengetatan kebijakan moneter lanjutan oleh The Fed menyusul kenaikan suku bunga 25 basis poin pada September. Pasar memperhitungkan peluang 70 persen kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober mendatang, sementara investor juga menanti rilis data ekonomi AS dan perkembangan negosiasi AS-Iran terkait proposal penghentian permusuhan.
Poin-Poin Utama
- Rupiah melemah ke posisi Rp17.981 per dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (29/9).
- Pelemahan tercatat turun 3 poin atau 0,02 persen dari posisi sebelumnya Rp17.978 per dolar AS.
- Pelemahan dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap pengetatan kebijakan moneter lanjutan oleh The Fed.
- The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat 15-16 September.
- Kenaikan suku bunga tersebut merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhir.
- Pasar memperkirakan peluang 70 persen untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober mendatang.
- Pekan lalu pejabat The Fed menyampaikan berbagai pernyataan bernada hawkish.
- Data inflasi Personal Consumption Expenditures dijadwalkan rilis pada 30 September.
- Data ISM Manufacturing PMI dijadwalkan rilis pada 1 Oktober.
- Laporan Nonfarm Payrolls dijadwalkan rilis pada 2 Oktober.
- Pasar mencermati potensi pembicaraan lanjutan antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik.
- Iran mengajukan proposal penghentian permusuhan selama tujuh hari dalam sidang PBB.
- Proposal Iran mencakup pencairan aset mereka yang bernilai miliaran dolar.
- Proposal tersebut juga meliputi penghentian sanksi minyak dan pencabutan blokade pelabuhan Iran.
- JISDOR Bank Indonesia melemah ke level Rp17.998 per dolar AS dari posisi Rp17.965 per dolar AS.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.