Beranda Rabu, 30 September 2026

!online

Ekonomi Netral

FEKDI x IFSE 2026: Digitalisasi Jadi Mesin Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 30 September 2026, 07:15 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Bank Indonesia gelar Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 sebagai wadah kolaborasi pengembangan digitalisasi untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh sebesar 5,45 persen, didorong oleh berbagai inisiatif digital seperti perluasan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang mencapai 69,32 juta pengguna dan 47,11 juta merchant, implementasi QRIS antar negara, BI-Fast dengan volume 549 juta transaksi, serta peluncuran Kartu Kredit Indonesia (KKI) pada Agustus 2026. Bank Indonesia tuangkan arah kebijakan dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia hingga 2030 untuk mendukung transformasi ekonomi keuangan digital yang inklusif dan integratif.

Poin-Poin Utama

  • Bank Indonesia menggelar Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026.
  • Ekonomi Indonesia pada semester I 2026 tumbuh sebesar 5,45 persen.
  • BI menerapkan tiga kebijakan utama yaitu moneter pro-stability, makroprudensial, dan sistem pembayaran pro-growth.
  • FEKDI x IFSE 2026 diselenggarakan bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.
  • BI bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam penyelenggaraannya.
  • Inisiatif digital BI meliputi Quick Response Code Indonesian Standard dan Kartu Kredit Indonesia.
  • Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia berlaku hingga tahun 2030.
  • Jumlah pengguna QRIS hingga Agustus 2026 mencapai 69,32 juta dengan 47,11 juta merchant.
  • Volume transaksi QRIS pada semester I 2026 mencapai 12,55 miliar transaksi.
  • BI telah mengimplementasikan kerja sama QRIS Cross Border dengan Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China.
  • Transaksi QRIS Cross Border oleh pengguna negara mitra dari 2022 hingga Juli 2026 mencapai 21 juta transaksi atau senilai Rp5,9 triliun.
  • Transaksi QRIS Cross Border oleh pengguna Indonesia di negara mitra mencapai 4,67 juta transaksi atau senilai Rp1,73 triliun.
  • Volume transaksi ritel menggunakan BI-Fast mencapai 549 juta transaksi atau tumbuh 37,72 persen.
  • Kartu Kredit Indonesia diluncurkan pada 17 Agustus 2026 dengan jumlah penerbitan 32.457 kartu.
  • Volume transaksi Kartu Kredit Indonesia mencapai 38.800 transaksi dengan nilai Rp18,7 miliar.
Tagar Terkait
#bank indonesia#pertumbuhan ekonomi#digitalisasi#qris#fintech#fekdi#ifse#qris cross border#bi-fast#kartu kredit indonesia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya