Rupiah menguat seiring penurunan harga minyak yang cukup besar
Rupiah menguat 56 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.925 per dolar AS pada perdagangan Rabu, didorong oleh penurunan harga minyak dunia yang cukup besar setelah Arab Saudi melanjutkan setengah ekspor minyak mentahnya melalui jalur pipa Timur-Barat. Harga minyak mentah Brent turun 2,8 persen menjadi 102,35 dolar AS per barel dan WTI turun 3,8 persen menjadi 89 dolar AS per barel, sementara Bank Indonesia melakukan intervensi di pasar spot, NDF, dan DNDF untuk menjaga rupiah mendekati level psikologis Rp18 ribu.
Poin-Poin Utama
- Rupiah menguat 56 poin menjadi Rp17.925 per dolar AS pada pembukaan perdagangan.
- Penguatan rupiah mencapai 0,31 persen dari level penutupan sebelumnya.
- Penutupan sebelumnya rupiah berada di level Rp17.981 per dolar AS.
- Harga minyak dunia turun cukup besar akibat Arab Saudi melanjutkan ekspor minyak.
- Arab Saudi melanjutkan kembali setengah ekspor minyak mentah melalui jalur pipa Timur-Barat.
- Ekspor minyak Arab Saudi kembali berjalan setelah perbaikan kerusakan akibat serangan pesawat nirawak.
- Peningkatan lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz meredakan kekhawatiran pasokan.
- Harga minyak mentah Brent turun 2,8 persen atau 2,94 dolar AS menjadi 102,35 dolar AS per barel.
- Harga minyak mentah West Texas Intermediate turun 3,8 persen menjadi 89 dolar AS per barel.
- Bank Indonesia melakukan intervensi rupiah di pasar spot, NDF, dan DNDF.
- Rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.925 hingga Rp18.025 per dolar AS.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.