Dugaan Pembajakan Pesawat Flydubai, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kokpit?
Penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai menuju Tel Aviv berubah mencekam setelah kopilot diduga menikam kapten pilot di dalam kokpit, menyebabkan pesawat anjlok drastis dari ketinggian sekitar 33.000-34.000 kaki. Penumpang dan awak pesawat berhasil masuk ke kokpit, melumpuhkan kopilot, lalu awak cadangan mengambil alih kendali dan mendarat darurat di Tabuk, Arab Saudi, dengan selamat bersama 174 orang. Kedua pilot terluka dan dibawa ke rumah sakit, motif penyerangan masih diselidiki, dan penyebab insiden belum diketahui menurut pernyataan Flydubai.
Poin-Poin Utama
- Penerbangan Flydubai FZ1073 dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Tel Aviv, Israel, mengalami insiden di kokpit.
- Kopilot diduga menikam kapten pilot di dalam kokpit saat pesawat sedang terbang.
- Pesawat Boeing 737 Max 8 membawa 174 orang, yang terdiri dari penumpang dan awak pesawat.
- Pesawat anjlok secara drastis dari ketinggian sekitar 33.000 hingga 34.000 kaki dalam waktu kurang dari satu menit.
- Pesawat kehilangan ketinggian hingga 17.000 kaki akibat insiden di kokpit.
- Penumpang dan awak masuk ke kokpit dan melumpuhkan kopilot, lalu mengambil alih kendali pesawat.
- Pesawat dialihkan dan mendarat darurat di Bandara Internasional Pangeran Sultan bin Abdulaziz, Tabuk, Arab Saudi, sekitar pukul 09.45 waktu setempat pada Rabu, 30 September 2026.
- Kedua pilot terluka dan dibawa ke rumah sakit setelah pendaratan darurat.
- Kapten pilot yang bernama Smit Machchhar merupakan warga negara India.
- Machchhar yang terluka dan tergeletak di lantai berhasil membuka mekanisme pintu kokpit.
- Penumpang bernama Yaniv Hayoun kepada Channel 12 menceritakan bahwa ia dan beberapa penumpang bergulat dengan kopilot dan sempat menarik kendali pesawat.
- Penumpang bernama Tzvika Manes menceritakan bahwa dibutuhkan waktu beberapa menit untuk melumpuhkan kopilot.
- Awak cadangan Flydubai yang berada di dalam pesawat mengambil alih kendali dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Tabuk.
- Petugas menara pengatur lalu lintas udara mendengar suara pilot yang gemetar ketika mengirimkan panggilan mayday dan melaporkan pembajakan.
- Arab Saudi menangkap dan menginterogasi kopilot, yang menurut pejabat Israel merupakan warga negara Oman.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.